Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan Negara, 28 Handphone Ludes Terjual
MADIUN – Kejaksaan Negeri Kota Madiun kembali menggelar penjualan langsung barang rampasan negara di kantor Kejari Kota Madiun, Kamis (7/5). Kegiatan yang rutin digelar tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat, dengan seluruh barang yang dilelang habis terjual.
Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Kota Madiun, Muhammad Safir menjelaskan bahwa barang yang dilelang telah melalui proses penilaian oleh KPKNL sebelum dijual kepada masyarakat.
“Hari ini kita mengadakan penjualan langsung dan alhamdulillah banyak sekali pesertanya yang mengikuti,” ujarnya.
Dalam penjualan kali ini, Kejari melelang sebanyak 28 unit handphone dari 15 perkara. Mayoritas barang bukti berasal dari perkara narkotika, sementara sebagian lainnya terkait perkara perjudian dan seluruhnya habis terjual.
Dari hasil penjualan tersebut, Kejari Kota Madiun berhasil mengumpulkan Rp24.185.000. Seluruh hasil penjualan langsung itu akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Hasil dari penjualan ini langsung kami setorkan ke kas negara melalui rekening yang telah disediakan pemerintah,” jelasnya.
Safir menambahkan, kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap sekitar tiga bulan sekali apabila barang bukti yang siap dilelang telah terkumpul. Dalam proses penawaran, peserta diberi kesempatan melakukan open bidding tanpa batas maksimal penawaran.
“Kami memberi kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan handphone dengan harga terbaik. Siapa yang memberikan nilai tertinggi, dia yang mendapatkan barang tersebut,” tambahnya.
Salah satu peserta lelang, Muhammad Adam mengaku sengaja datang dari Nganjuk setelah mengetahui informasi lelang melalui media sosial Instagram. Dalam lelangan kali ini, ia berhasil mendapatkan Samsung S23 dengan harga sekitar Rp3,6 juta setelah mengikuti proses penawaran sebanyak tiga kali.
“Senang sih, walaupun sebenarnya saya mengincar tipe lain. Tapi tetap bersyukur dapat Samsung,” ujarnya.
Adam berharap kegiatan seperti ini sering di gelar karena menurutnya sangat membantu masyarakat karena harga barang yang ditawarkan masih di bawah harga pasaran.
“Harapannya acara seperti ini bisa diperbanyak lagi karena sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.
(Dspp/rat/madiuntoday)