Penghafal Kitab Suci Semua Agama Bisa Dapat “Golden Ticket” SPMB Kota Madiun 2026



MADIUN – Dinas Pendidikan Kota Madiun menghadirkan kebijakan “golden ticket” dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Program tersebut diperuntukkan bagi calon murid baru yang memiliki prestasi sebagai penghafal kitab suci.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati mengatakan, sebelumnya jalur golden ticket hanya diperuntukkan bagi hafidz Al-Qur’an. Namun tahun ini, program diperluas untuk seluruh agama melalui kerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Madiun.

“Sekarang tidak hanya hafidz Al-Qur’an saja, tetapi semua agama juga mendapatkan kesempatan yang sama melalui jalur prestasi penghafal kitab suci,” ujarnya.

Ia menjelaskan, calon murid beragama Islam dapat melampirkan sertifikat hafidz Al-Qur’an yang diterbitkan pondok pesantren, Kelompok Kerja Guru Agama Islam, atau lembaga tahfidz yang telah dilegalisasi lembaga berwenang.

Sementara calon murid beragama Buddha wajib menyertakan sertifikat atau surat keterangan melafalkan kitab suci Dhammapada yang dilegalisasi Ketua Pengurus Cabang Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI) Kota Madiun. Sedangkan calon murid beragama Kristen dapat melampirkan sertifikat atau surat keterangan hafalan Al-Kitab yang dilegalisasi lembaga berwenang.

Lismawati menambahkan, hingga saat ini sudah ada tiga calon murid yang mendaftar melalui jalur golden ticket penghafal kitab suci tersebut.

SPMB Kota Madiun sendiri bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh murid untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas sesuai domisili, meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas, serta mendorong peningkatan prestasi siswa.

Dalam pelaksanaannya, SPMB Kota Madiun dibagi menjadi empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, termasuk prestasi di bidang keagamaan seperti penghafal kitab suci.

(dspp/kus/madiuntoday)