MADIUN – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/SMK di Kota Madiun memasuki hari kedua, Selasa (27/10). Secara umum, ujian berlangsung lancar dengan dukungan kesiapan sarana dan prasarana sekolah. Meski demikian, kendala login akibat gangguan sistem pusat masih ditemukan pada sebagian peserta.
Tim Teknis TKA Kota Madiun, Sukma Ndaru, mengatakan kesiapan perangkat komputer dan jaringan internet di sekolah secara umum telah mendukung pelaksanaan ujian. Berdasarkan hasil pemantauan, kendala yang ditemukan lebih mengarah pada sistem pusat yang berdampak secara nasional.
“Untuk kendala teknis, saya kira di wilayah Kota Madiun sudah tidak ada kendala seperti komputer dan jaringan. Hanya saja, yang menjadi masalah lebih ke web-nya yang error atau mungkin dari sistem pusatnya,” jelasnya saat meninjau TKA disejumlah sekolah di Kota Madiun.
Sukma menambahkan, penanganan peserta yang mengalami kendala login masih menunggu arahan dari pusat. Kemungkinan pelaksanaan ujian susulan atau penyesuaian sesi akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan. Sementara itu, gelombang pertama TKA berlangsung hingga Kamis 29 Oktober.
Di tingkat sekolah, berbagai persiapan dilakukan untuk mendukung kelancaran ujian. Kepala SMK Farmasi Bina Farma Madiun, Agnes Andriyana, mengatakan pelaksanaan hari kedua di sekolahnya berjalan lancar. Sebanyak 114 siswa mengikuti TKA dengan pembagian tiga gelombang.
Sekolah tersebut menyiapkan tiga laboratorium komputer, termasuk satu laboratorium untuk memfasilitasi sembilan peserta dari SMK Kusuma Terate dan SMK PGRI 4. Untuk mematangkan kesiapan siswa, sekolah juga telah menggelar bimbingan belajar sejak tiga bulan sebelum pelaksanaan TKA.
“Harapan kami TKA ini berjalan dengan lancar dan anak-anak bisa maksimal. Hasilnya nanti juga dapat menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya ataupun sebagai salah satu pertimbangan dalam melamar pekerjaan,” ujarnya.
Persiapan serupa dilakukan SMAN 2 Kota Madiun. Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menjelaskan sebanyak 353 siswa mengikuti TKA yang dibagi dalam dua gelombang, masing-masing dengan tiga sesi, menyesuaikan kapasitas ruang ujian. Sekolah juga memberikan penguatan materi selama tiga minggu terakhir, mencakup mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pendukung sesuai pilihan siswa. Dalam pelaksanaannya, sempat terjadi kendala layar blank, namun kondisi tersebut dapat segera diatasi sehingga ujian kembali berjalan lancar.
Berdasarkan data tim teknis, TKA 2026 di Kota Madiun diikuti 2.673 peserta jenjang SMA dan 2.689 peserta jenjang SMK. Selain itu, terdapat tiga peserta didik dari SMA LP yang turut mengikuti ujian. Pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang, masing-masing berlangsung selama empat hari.
Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib hingga seluruh gelombang selesai. Kesiapan fasilitas dan pendampingan akademik diharapkan membantu siswa mengerjakan ujian secara optimal, sekaligus menjadi bekal dalam merencanakan pendidikan maupun karier ke depan. (Rams/rat/Madiuntoday)