Tak Hanya Jual-Beli, Pedagang Pasar Besar Juga Gelar Jumat Berbagi




MADIUN – Kegiatan pedagang Pasar Besar Madiun (PBM) tak selalu terkait jual-beli. Namun, juga urusan sosial bertajuk Jumat Berbagi. Dihimpun paguyuban pedagang pasar, kegiatan tersebut sudah berjalan selama empat tahun terakhir. 


‘’Ide awalnya untuk memakmurkan musala pasar. Coba kita sampaikan ke yang lain ternyata pada sepakat dan akhirnya jalan,’’ kata Wakil Ketua Takmir Masjid Musala Pasar Besar Madiun, Imam Suparno, Jumat (11/11).


Mbah Guno, sapaannya, menyebut kegiatan sudah berlangsung empat tahun terakhir. Barang yang dibagikan beragam. Mulai nasi bungkus, mie, hingga aneka minuman. Pedagang memang tak selalu menyumbang uang. Tetapi juga makanan dan minuman siap saji. Namun, Mbah Guno mengaku sumbangan pedagang berkurang sejak pandemi Covid-19 lalu. Pihaknya pun memaklumi. Karenanya, sebagian uang kas musala juga dialihkan untuk kegiatan tersebut. 


‘’Karena ini sifatnya sedekah tentu kita tidak bisa memaksa dan kita juga memaklumi karena memang kondisinya seperti ini. Alhamdulillah kegiatan masih bisa berjalan,’’ ujar Mbah Guno yang juga plt Ketua Paguyuban Pedagang PBM itu. 


Kegiatan berlangsung di pinggir jalan dekat pos keamanan. Sasarannya, masyarakat pasar. Mulai pengendara, pembeli, sampai tukang becak, kuli pasar, dan lain sebagainnya. Pihaknya juga menerima sumbangan dari siapa saja. Pun, pernah ada sumbangan sampai dari luar daerah. 


‘’Pada prinsipnya siapa saja boleh memberi siapa saja boleh mengambil,’’ pungkasnya sembari menyebut kegiatan biasa dimulai pukul 08.00. (rams/agi/madiuntoday)