BPS Catat Inflasi Kota Madiun 0,18 Persen Pada November 2022




MADIUN - Kenaikan harga sejumlah komoditas dan tarif jasa memengaruhi angka inflasi di Kota Madiun selama November 2022. Dari data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi Kota Madiun bulan lalu mencapai 0,18 persen. 


Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny dalam rilis inflasi bulanan secara virtual beberapa waktu lalu. 


"Inflasi Kota Madiun pada November 2022 masih di bawah angka Jawa Timur. Yaitu, 0,32 persen. Namun, melampaui angka nasional 0,09 persen," ujarnya. 


Henny menjelaskan, kelompok pengeluaran yang paling berpengaruh pada terjadinya inflasi kali ini adalah makanan, minuman, dan tembakau (0,53 persen). Disusul transportasi (0,22 persen) serta rekreasi, olahraga, dan budaya (0,13 persen). Sedangkan, untuk perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga justru terjadi deflasi 0,06.


Adapun komoditas penyumbang inflasi tertinggi selama November lalu di antaranya daging ayam ras, cabai rawit, tomat, telur ayam ras, dan air kemasan. 


Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga dan turut menekan angka inflasi di antaranya cabai rawit, cabai merah, pepaya, bawang merah, dan wortel. 


"Dari 8 daerah penghitung inflasi di Jatim, Kota Madiun mengalami inflasi terendah kedua se-Jatim," tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)