Tanamkan Karakter Jujur Pada Siswa, PAUD Bahtera Kasih Dapat Penghargaan Dari KPK




MADIUN - Upaya Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bahtera Kasih dalam menanamkan karakter jujur kepada siswa mendapatkan apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 


Penghargaan dalam kategori Apresiasi Aku Anak Jujur tingkat nasional itu diserahkan di Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta, Kamis (15/12). 


"Proses seleksi dilakukan mulai Juli hingga Desember 2022, ujar Evy Santarosa Indrawati selaku Kepala PAUD Bahtera Kasih Kota Madiun saat diwawancarai, Senin (26/12). 


Ada enam tahapan seleksi yang dilalui. Mulai dari seleksi yang dilakukan oleh Himpaudi Kota Madiun. Dalam seleksi ini terpilih 2 lembaga yang mewakili Kota Pendekar. 


Kemudian, tahap kedua adalah lokakarya setiap Sabtu selama 3 minggu yang diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia melalui Zoom. 


"Setelah itu kami diminta membuat perencanaan kegiatan implementasi karakter jujur di lembaga kami," tuturnya.


Perencanaan implementasi pun dilakukan dengan membuat SOP (standard operasional Prosedur) yang memasukkan nilai jujur,  RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran), assesment, poster, buku cerita digital, animasi digital, lagu "Anak Hebat Itu Anak Jujur" , serta sejumlah video pendukung kegiatan kolaborasi dengan orang tua.


"Kami tambahkan dengan kegiatan penyebaran benih jujur di masyarakat," imbuhnya. 


Pihak sekolah pun mempresentasikan perencanaan implementasi tersebut melalui Zoom dan mengirimkan sejumlah dokumen terkait untuk diseleksi menjadi 30 terbaik. 


Setelah terpilih, peserta 30 terbaik dimentori Himpaudi Pusat sampai babak presentasi di Himpaudi TV. Selanjutnya, dari hasil pembinaan tersebut peserta membuat buku Bunga Rampai Implementasi Karakter Jujur yang akan dipublikasikan oleh penerbit Airlangga. 


Evy pun mengaku bersyukur atas capaian sekolah yang dipimpinnya dalam event yang diselenggarakan oleh KPK bersama Himpaudi Kemendikbud itu. Namun, penghargaan ini bukan tujuan akhir. 


"Karena Mendidik anak jujur merupakan pembentukan karakter yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, maka kegiatan ini akan dilakukan secara terus-menerus dan setiap saat dan kami lakukan penguatan di moment tertentu," tandasnya. (Ws Hendro/irs/madiuntoday)