Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah




MADIUN - Situasi ekonomi kerap bergejolak mendekati momen-momen besar, termasuk Hari Raya Idul Adha. Kenaikan inflasi yang dipicu lonjakan harga bahan pokok bisa berdampak buruk terhadap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Guna mengantisipasi hal itu, Pemkot Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah yang merupakan gerakan nasional. ''Untuk menjaga stabilitas pasookan dan harga pangan,'' ujar Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Senin (26/6).

Gerakan nasional ini digelar dua hari, mulai Senin hingga Selasa (27/6). Di sini, masyarakat dapat membeli beragam bahan pokok dengan harga yang lebih murah dari pasaran.

Adapun sejumlah komoditas yang dijual meliputi beras (berbagai jenis), minyak goreng, gula pasir, aneka jenis cabai, telur ayam ras, hingga bawang putih dan bawang merah.

''Seluruh bahan pokok yang dijual berkualitas tapi tetap terjangkau,'' terangnya.

Soeko mengatakan bahwa program ini penting untuk membantu menjaga daya beli warga. Dia juga ingin pemkot dapat menggelar program ini secara kontinyu.

Ade, salah seorang warga dari Kelurahan Sogaten, datang untuk berbelanja sejumlah bahan pokok. Di antaranya beras, telur, dan bawang. ''Harganya jauh lebih murah dari di pasaran. Kami berharap semoga bazar seperti ini bisa terus digelar untuk membantu rakyat kecil,'' pungkasnya.
(ws hendro/kus/madiuntoday)