Midnight Run Berakhir, Warga Tetap Antusias Lari Jelang Sahur di PSC



MADIUN – Suasana dini hari di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) tampak berbeda pada Minggu (15/3) dini hari. Puluhan warga terlihat berlari menyusuri jalanan pusat kota mengikuti sesi terakhir kegiatan Midnight Run Ramadan tahun ini. Meski berlangsung mendekati waktu sahur, antusiasme masyarakat tetap tinggi untuk ikut meramaikan olahraga malam tersebut.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun ini sukses menghidupkan suasana PSC di malam hingga dini hari. Para peserta menempuh rute lari sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finish di kawasan PSC.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disbudparpora Kota Madiun, Salmarini, mengatakan minat masyarakat terhadap olahraga lari di Kota Madiun ternyata cukup besar. Hal itu terlihat sejak awal Ramadan kegiatan Midnight Run digelar.

"Kesimpulannya ternyata banyak sekali penggiat olahraga lari di sini. Dari awal diadakan, pesertanya terus mengalir," ujarnya.

Pada sesi penutup tersebut tercatat sekitar 50 pelari dari masyarakat umum ikut ambil bagian meramaikan lintasan. Mereka datang secara mandiri untuk merasakan sensasi lari di tengah suasana malam Ramadan.

Salma menjelaskan, pada awal pelaksanaan kegiatan ini melibatkan komunitas lari yang ada di Kota Madiun. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat umum justru semakin banyak yang tertarik untuk ikut serta.

"Sesi terakhir ini memang tidak melibatkan komunitas secara khusus. Jadi benar-benar masyarakat yang ikut bergabung untuk merasakan sensasi lari jelang sahur," tambahnya.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah olahraga bersama, tetapi juga ikut menghidupkan suasana kawasan PSC pada malam hari. Bahkan aktivitas tersebut juga memberi dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif yang berjualan di sekitar lokasi.

Melihat respons masyarakat yang cukup baik, Pemkot Madiun membuka peluang agar kegiatan serupa bisa kembali digelar pada Ramadan mendatang dengan konsep yang lebih beragam.

"Warga inginnya ada wadah olahraga bareng. Karena ini momennya Ramadan, sekaligus kita manfaatkan untuk menghidupkan ikon kota kita, PSC, di waktu dini hari," pungkasnya.

(rams/im/madiuntoday)