Tawarkan Tur Wisata Religi, Antusias Wisatawan Cukup Tinggi



MADIUN – Wisata Religi Kota Madiun terus bergulir. Pasca diluncurkan, program wisata religi dan sejarah ini cukup berhasil menarik minat wisatawan. Sabtu (14/3), puluhan wisatawan diajak keliling Pahlawan Religi Center (PRC), Masjid Kuno Kuncen, dan Masjid Kuno Taman.

Suciati, salah seorang wisatawan mengaku pertama kali menikmati wisata religi yang mudah di akses dan gratis. Meski gratis, dia memastikan fasilitas yang diberikan Pemkot Madiun lebih dari cukup.

‘’Saya ikut Wisata Religi bersama suami. Program ini sangat bagus,’’ ungkap warga Desa Pilangrejo, Kabupaten Madiun itu.

Ke depan, kata Suciati, dia tertarik mengulangi tur Wisata Religi ini. Pun berencana mengajak rombongan pengajian. 

‘’Sebenarnya ini saya mencoba dulu. Karena bagus, insya Allah saya ajak rombongan pengajian,’’ bebernya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Yoga Pratomo menyebut tur Wisata Religi ini menjadi kali kedua sejak program resmi diluncurkan. 

‘’Alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup tinggi,’’ kata dia.

Yoga mengklaim Wisata Religi Kota Madiun sayang apabila dilewatkan para wisatawan. Tak sekadar berwisata, para wisatawan juga dibekali edukasi sejarah. Terutama mengenai sejarah Masjid Kuno Kuncen yang berdiri sejak 1568 dan Masjid Kuno Taman yang berdiri sejak 1754.

Selain mengulas sejarah masjid, wisatawan berkesempatan ziarah makam leluhur di kompleks kedua masjid tersebut.

‘’Kota Madiun punya kebanggaan dua masjid kuno dan juga ada PRC. Insya Allah Wisata Religi rutin memfasilitasi masyarakat tiap akhir pekan,’’ ucapnya.

Menurut Yoga, wisatawan yang berminat ikut tur wisata dapat mendaftar secara on the spot ke petugas yang ada di Pahlawan Business Center, Jalan Pahlawan setiap Sabtu. Atau bisa datang ke Kantor Disbudparpora Kota Madiun di hari lainnya. Dia memastikan tidak ada syarat apa pun bagi masyarakat yang ingin mendaftar.

‘’Tidak ada syarat dan gratis. Sudah banyak wisatawan luar kota yang mendaftar. Pendaftaran perorangan maupun kolektif akan kami fasilitasi,’’ ujarnya.

Melihat antusias tinggi masyarakat, Yoga meyakini program Wisata Religi akan diupayakan keberlanjutannya. Selama berlangsung, pihaknya juga melakukan evaluasi demi pembenahan atau penyempurnaan pelayanan. 

‘’Banyak harapan masyarakat agar wisata ini berlanjut. Akan kami siapkan kemantapan ekosistem wisata yang baik tiap kelurahan dengan adanya Pokdarwis (kelompok sadar wisata),’’tutup Yoga.

(ggi/madiuntoday)