Pastikan Hewan Qurban Sehat, DKPP Gelar Pemeriksaan Di Peternak Dan Pedagang
MADIUN - Menjelang Hari Raya Idul Adha, pedagang hewan qurban mulai menghiasi jalanan di Kota Pendekar.
Untuk memastikan seluruh hewan dalam keadaan sehat dan layak qurban, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun pun menggelar pemeriksaan. Baik di peternak maupun pedagang di pinggir jalan.
Hal ini seperti tampak pada kegiatan tim dokter hewan DKPP Kota Madiun pada Senin (26/6). Tim menggelar pemeriksaan di sejumlah pedagang di Jalan Taman Praja, Margobawero, Kelapa Manis, dan DI Panjaitan.
"Pemeriksaan ante mortem ini merupakan pengecekan fisik hewan qurban yang tentunya harus memenuhi syariat penyembelihan," ujar Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti.
Adapun kriteria hewan qurban adalah telah cukup usia ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap, tidak cacat, dan dalam keadaan sehat.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas mendapati adanya hewan yang sakit. Namun, masih dalam kondisi ringan.
"Ada yang gejala flu. Untuk hewan yang diberi obat flu baru bisa dipotong 3 hari setelah penyuntikan obat," jelasnya.
Terkait virus PMK yang sempat menghantui tahun lalu, DKPP masih terus melakukan langkah antisipasi. Salah satunya, penyuntikan vaksinasi terhadap hewan ternak.
"Pemantauan hewan terus dilakukan. Khususnya yang datang dari luar kota," imbuhnya.
Sementara itu, pedagang hewan qurban mengaku senang dengan adanya pemeriksaan dari DKPP. Dengan begitu, kondisi hewan ternak yang dijualnya benar-benar terjamin kesehatannya.
"Perawatan sendiri juga saya lakukan. Setiap pagi dan sore hewan dicek. Makanan juga selalu siap sedia," ungkap Gatot Teguh Haryanto, salah satu pedagang kambing di Jalan Taman Praja.
Gatot pun menambahkan, penyebaran virus PMK tahun lalu masih berimbas terhadap penjualan hewan qurban tahun ini.
"Masih ada kekhawatiran, tapi sudah lebih baik dari tahun lalu," tandasnya. (Dspp/irs/madiuntoday)