Belum Sepenuhnya Padam, Api Bekas Gorengan Kopi Bakar Dapur Di Belakang Rumah Warga Sukosari




MADIUN – Kabar yang diterima Sri Surati dari tetangganya sontak membuat perempuan paruh baya itu lemas. Betapa tidak, bekas bakaran yang digunakannya untuk menggoreng kopi nyaris meluluhlantakkan rumahnya.

"Setelah goreng kopi, api saya matikan. Lalu saya tinggal menggilingkan kopi. Saya kira api sudah padam, rupanya belum," ujarnya saat diwawancarai awak media, Jumat (1/9).

Akibat api yang belum sepenuhnya padam itu, dapur di belakang rumah Surati yang terletak di Gang Sedoro, Jalan Sri Wibowo, Kelurahan Sukosari tersebut habis dilalap si jago merah.

Beruntung, api tidak melahap seluruh bangunan rumah Surati.

"Saya langsung panik. Biasanya tidak seperti ini. Sudah bertahun-tahun baru kali ini kena musibah, " ungkap perempuan 66 tahun tersebut.

Hal itu juga tak lepas dari respon cepat petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Madiun saat menerima pengaduan dari tetangga Surati.

Plt Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Gamal Arfan Afandi mengatakan, kebakaran lahan kosong kerap terjadi di musim kemarau. Karenanya, pihak damkar selalu siap siaga jika menerima laporan dari masyarakat.

Lebih lanjut, Gamal menyebut bahwa kebakaran lahan di Sukosari ini bukan yang pertama kali di 2023. Sebelumnya, hal serupa juga terjadi di belakang MAN 1 Kota Madiun.

Menurutnya, penyebab utama kebakaran di lahan kosong adalah tanaman seperti semak dan ilalang yang tumbuh subur dan meninggi saat musim hujan. Kemudian tiba-tiba kering saat memasuki musim kemarau.

"Kena cuaca kering dan panas matahari, kemudian terempas sedikit angin, jadi kebakaran terus menjalar," jelasnya.

Selain itu, kebakaran lahan bisa terjadi akibat kelalaian manusia. Seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di lahan kosong. "Dua hal tersebut menjadi penyebab paling banyak kebakaran lahan kosong. Maka saya imbau masyarakat untuk tidak membuang putung rokok sembarangan dan membakar sampah di lahan kosong," tandasnya. (Ney/irs/madiuntoday)