Prihatin Banyak yang Tinggalkan Sampah Sembarangan, Komunitas Kegiatan Positif Tergerak Bersihkan Bantaran




MADIUN – Aksi sejumlah pemuda yang tergabung dalam grup Kegiatan Positif ini patut untuk ditiru. Prihatin dengan banyaknya sampah yang ditinggalkan pengunjung di Bantaran Kali Madiun, puluhan pemuda ini tergerak untuk memunguti sampah. Aksi terpuji tersebut dilakukan Ahmad Rizki Fauzi dkk, Selasa (5/9) sore. Belasan karung sampah pun berhasil dikumpulkan.

‘’Aksi ini berawal dari postingan di medsos karena banyaknya sampah di Bantaran. Kemudian kita tergerak untuk membersihkan,’’ katanya.

Aksi tersebut dilakukan Fauzi mulai pukul 16.00 hingga menjelang petang. Tak hanya dibagian bibir sungai, tetapi juga di bagian sungai yang tidak tergenang air. Kali Bantaran memang menjadi jujukan pengunjung kala musim kemarau seperti ini. Sebab, pengunjung bisa turun hingga ke bagian sungai. Duduk di areal berbatu dan menikmati makanan dan minuman. Sayang, banyak di antaranya yang membiarkan sampah dari mamin yang ditinggalkan begitu saja.

‘’Dari postingan itu kemudian kami inisiasi untuk ajakan bersih-bersih sungai. Ternyata banyak yang merespon dan akhirnya kita bentuk grup WA (WhatsApp) yang kita namakan Kegiatan Positif. Mulai dari pelajar sampai pekerja juga ada. Kemudian kita sepakati bersih-bersih sore ini,’’ imbuhnya.

Fauzi menyebut sampah didominasi sampah plastik. Menurutnya, sampah itu kebanyakan berasal dari bungkus minuman dan jajangan seperti pentol. Sampah yang terkumpul akhirnya dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun untuk dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Fauzi berharap kegiatan tersebut bisa turut menyadarkan pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.


‘’Yang muda harusnya lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dari aksi tadi juga ada yang spontan ikut tergerak tetapi ada juga yang hanya melihat,’’ ungkap warga Metesih Jiwan tersebut.

Sungai memang bukan tempat untuk membuang sampah. Apalagi, Pemerintah Kota Madiun sudah memberikan tempat sampah di kawasan bantaran. Pun, papan peringatan larangan membuang sampah di sungai juga sudah terpanpang jelas. Sampah tidak hanya mengotori sungai, tetapi juga bisa menganggu ekosistem yang ada. Stop buang sampah di sungai ya dulur. (wa hendro/agi/madiuntoday)