Bansos Lansia Ngebrok Triwulan 3 Disalurkan, Tiap Minggu PSM Cek Penggunaan Bantuan Agar Tak Diselewengkan




MADIUN - Bantuan sosial (bansos) bagi lansia ngebrok atau non potensial di Kota Madiun kembali disalurkan, Selasa (10/10). Petugas dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) dibantu pekerja sosial masyarakat (PSM) setempat door to door menyalurkan bantuan.

Bantuan dibagikan kepada 216 warga Kota Pendekar yang termasuk dalam kategori lansia ngebrok. Rinciannya, Kecamatan Manguharjo sebanyak 58 orang, Kecamatan Kartoharjo 57 orang dan Kecamatan Taman sebanyak 101 orang.

“Hari ini di seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Manguharjo. Penerima menerima bantuan sebesar Rp 2 juta,” terang Subkor Rehabilitasi Sosial, Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan dan Pengemis, Dinsos PP dan PA, Dedy Hermawan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, setelah pemberian bantuan, PSM setempat bakal melakukan pengecekan tiap minggunya untuk memonitoring penggunaan uang bantuan.
“Uang ini kita berikan kepada lansia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Entah buat susu, popok atau lainnya. Jadi dengan adanya PSM yang mengecek penggunaan bantuan, harapannya tidak terjadi penyelewengan dan bantuan benar-benar dimanfaatkan oleh penerima” ungkapnya.

Setelah penyaluran ini, nantinya akan ada penyaluran bansos triwulan keempat yang akan dilaksanakan pada akhir tahun. Melalui bantuan sosial bagi lansia non potensial ini, diharapkan lansia bisa sejahtera.
(Rams/kus/madiuntoday)