Plt Wali Kota Tinjau Bosbow Saat Gowes, Lirik Jadi Wisata Heritage dan Museum
MADIUN – Bangunan lawas memang memiliki daya tarik tersendiri. Tak heran, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun getol mengoptimalkan bangunan-bangunan lawas yang ada di Kota Pendekar. Setelah Rumah Tahanan Militer (RTM), Plt wali kota juga melirik Bosbow menjadi wisata heritage dan juga museum ke depan.
‘’Bosbow bangunan heritage-nya sudah bagus, sudah matang. Mungkin tinggal di bagian belakang dikasih taman. Ke depan bisa digunakan untuk beberapa kegiatan seperti wisata heritage, pameran, atau museum,’’ kata Plt wali kota, Selasa (7/7).
Plt wali kota memang meninjau lokasi sembari gowes. Plt wali kota juga berkeliling mulai dari depan, ruang dalam, hingga bagian belakang. Selain taman, ada beberapa pembenahan. Termasuk penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). PKL diharapkan ada penataan kembali dan bisa sedikit masuk ke dalam agar tidak menutupi wajah bosbow. Selain itu Plt wali kota berharap ada cerita yang dimunculkan. Salah satunya, terkait lorong yang ada di Bosbow.
‘’Penataan menjadi kewenangan Korem, harapan kami bisa sedikit masuk sehingga bosbow mudah di ekpose dari jalan besar,’’ harapnya.
Plt wali kota mengaku akan terus berkomunikasi dengan pihak Kodim dan Korem. Hal itu juga dilakukan untuk optimalisasi RTM. Plt wali kota optimis pihak TNI bakal mendukug rencana tersebut. Pasalnya, keberadaan Bosbow tentunya bisa semakin teroptimalkan.
‘’Tentunya kita akan terus berkomunikasi dengan Kodim dan Korem terkait ini. Kemarin RTM sudah bisa dan sampai saat ini masih proses pembersihan sebelum nanti dimanfaatkan,’’ ujarnya.
Selain itu, Plt wali kota juga meninjau Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kelurahan Oro-Oro Ombo yang juga berada di sekitar Bosbow. Peninjauan perlu mengingat Kelurahan Oro-Oro Ombo bakal maju ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Timur untuk lomba Kelurahan Berhasil. P2L menjadi salah satu unsur penilaian di dalamnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)