Plt Wali Kota Dorong Batik Madiun Jadi Identitas Kota, Karya Pembatik Makin Bernilai



MADIUN - Memiliki batik yang kuat sebagai identitas daerah menjadi salah satu perhatian Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun. Menurutnya, batik bukan hanya warisan budaya yang harus dilestarikan, tetapi juga aset daerah yang dapat meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan para pembatik. Berangkat dari pemikiran tersebut, Pemerintah Kota Madiun menyiapkan berbagai langkah untuk melahirkan motif batik khas yang memiliki nilai budaya dan nilai ekonomi.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Madiun Batik Heritage Festival pada 16–18 Juli mendatang. Festival tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap batik, tetapi juga dirancang sebagai ruang kreativitas bagi para pembatik untuk melahirkan karya-karya baru yang merepresentasikan karakter dan identitas Kota Madiun.

“Yang ingin kami dorong bukan sekadar mengadakan festival, tetapi bagaimana batik Kota Madiun terus berkembang sebagai sebuah karya seni yang memiliki cerita. Setiap motif harus punya makna dan identitas yang bisa dikenakan sekaligus diceritakan,” ujar Plt walikota saat diwawancara, Selasa (7/7).

Lebih lanjut, Plt mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) serta Dekranasda Kota Madiun untuk membahas pengembangan batik secara berkelanjutan. Salah satu gagasan yang tengah dikaji adalah pembentukan kawasan batik di Kota Madiun yang ada di kawasan Rimba Dharma. 

“Saya sudah ngobrol dengan teman-teman Disnaker dan Dekranasda terkait pengembangan kawasan batik di Kota Madiun, seperti di kawasan Rimba Dharma,” ucapnya. 

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Madiun akan menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dalam Madiun Batik Heritage Festival, di antaranya Digital Batik Design, Batik Design Competition, Batik Photo Hunt, dan Fashion Show Batik. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir motif-motif baru yang mampu memperkuat identitas batik Kota Madiun.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Madiun akan menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dalam Madiun Batik Heritage Festival, mulai dari Digital Batik Design, Batik Design Competition, Batik Photo Hunt, hingga Fashion Show Batik. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir motif-motif baru yang mampu memperkuat identitas batik Kota Madiun.

Plt walikota mengungkapkan, karya terbaik dari lomba desain batik nantinya berpeluang menjadi motif batik resmi Pemerintah Kota Madiun. Namun, hak atas karya tersebut tetap dimiliki oleh pembatik sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas mereka sekaligus memberi nilai tambah bagi karya yang dihasilkan.

“Kami ingin hasil lomba ini bisa menjadi aset Pemerintah Kota Madiun, tetapi pembatiknya juga tetap memiliki hak atas karyanya sehingga ada value yang mereka peroleh. Harapannya, karya mereka semakin dihargai dan batik Kota Madiun memiliki identitas yang kuat,” katanya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Madiun berharap lahir motif-motif batik yang tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing para pembatik lokal.

(ws hendro/kus/madiuntoday)