Punya Wisata Enam Negara Tanpa Visa, English First Mantap Hadir di Madiun Kota




MADIUN – English First (EF) membuka cabang baru di Kota Madiun. Grand Opening cabang ke-86 itu berlangsung, Selasa (10/10). EF yang berlokasi di Jalan Biliton Kota Madiun itu merupakan satu dari sejumlah investor yang memilih mengembangkan sayap bisnisnya di Kota Pendekar.

‘’Kenapa di Kota Madiun, karena kota ini punya potensi besar ya. Mulai dari potensi penduduk hingga potensi daerahnya,’’ kata Country Direktur EF Kids Indonesia, Afan Suryadi.

Bahkan, Afan mengaku sudah melirik Kota Madiun sebagai lokasi pengembangan cabang EF sejak sebelum pandemi Caovid-19. Pengembangan terpaksa tertunda dan baru bisa terlaksana sekarang. Menurutnya, potensi Kota Madiun tidak hanya besar. Tetapi juga komplit. Dari segi penduduk, Kota Madiun di keliling sebelas daerah sekitar dengan jumlah penduduk mencapai 10 juta jiwa.

‘’Di Kota Madiun saja sekitar 200 ribu jiwa, sasaran kami memang bisa menggapai madiun dan sekitar. Jadi secara jumlah penduduk ini sudah potensi besar,’’ jelasnya.

Alasan kedua karena perubahan Kota Madiun yang signifikan. Afan mengaku kagum dengan Kota Madiun yang bersih, rapi, dan kaya akan ikon-ikon dunia yang menarik. Tak heran, jika Kota Madiun disebut kota yang mendunia. Pasalnya, memiliki ikon enam negara yang menjadi magnet dunia. Menurutnya, Wali Kota Madiun Maidi sosok yang cerdas dalam membranding daerah. Hadirnya ikon-ikon negara itu kemudian dibalut kalimat wisata enam negara tanpa visa. Hal cukup berhasil menarik wisatawan. Seperti diketahui, Kota Madiun banyak dikunjungi wisatawan belakangan ini.

‘’Kalau kotanya menarik, maka banyak yang akan datang. Ini juga potensi besar,’’ imbuhnya.


Afan mengaku semakin tertarik membuka cabang di Kota Madiun karena perhatian Wali Kota Madiun Maidi akan dunia pendidikan. Wali Kota Maidi, menurutnya, memiliki perhatian tersendiri akan peningkatan SDM masyarakat Kota Madiun. Sudah ada banyak fasilitas diberikan. Hal itu tentu selaras dengan semangat EF yang juga ingin membantu meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Khususnya dari segi bahasa internasionalnya.

‘’Bapak wali kota sangat perhatian terkait SDM. Dan ini memang penting. Kemajuan apapun, harus dimulai dari SDM-nya,’’ ungkapnya.

Afan menyebut cabang di Kota Madiun sejatinya sudah soft opening beberapa waktu sebelumnya. Namun, grand opening baru bisa dilaksanakan sekarang. Afan juga menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kota Madiun. Itu lantaran antusias masyarakat yang luar biasa. Salah satunya, dari ketertarikan untuk bergabung dengan EF di Kota Madiun. Setidaknya, sudah tercatat ada 300 peserta didik sebelum grand opening dilakukan.

‘’Ini cabang kita ke 86. Tetapi secara total kita sudah punya 87 cabang. Kemarin kita juga baru saja membuka cabang di Batam,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)