Pemkot Bantu 82 Masjid/Musala dan 16 Gereja Selama 2023, Total Anggarannya Rp 2,9 Miliar




MADIUN – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan, mengemuka sejumlah usulan pembangunan dari masyarakat. Salah satunya, terkait pembangunan tempat ibadah. Seperti yang terlihat saat Musrenbang di Kelurahan Kelun, beberapa waktu lalu.

Usulan warga itu pun langsung mendapatkan respon Wali Kota Madiun, Dr. Maidi. Orang nomor satu di Kota Pendekar itu langsung menginstruksikan Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Madiun untuk menindaklanjuti usulan warga tersebut.

‘’Selama tahun 2023 lalu, sudah ada 98 tempat ibadah yang kita bantu. Kesra (Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat) tolong ditindaklanjuti,’’ kata wali kota.

Pemerintah Kota Madiun memang memiliki anggaran bantuan tempat ibadah. Pemkot menyiapkan anggaran Rp 3 miliar setiap tahunnya. Pada 2023 lalu setidaknya ada 98 tempat ibadah yang mendapatkan bantuan tersebut. Rinciannya, 82 masjid atau musala dan 16 gereja. Bantuan yang diberikan berdasar usulan pengurus tempat ibadah. Tidak sedikit pula yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Dr. Maidi. Biasanya usai giat salat berjamaah. Besaran yang diberikan pun bervariasi dengan melihat kondisi tempat ibadah. Ada masjid yang mendapat Rp 50 juta. Ada juga yang mendapatkan Rp 20 juta.

‘’Tempat ibadah itu harus baik agar ibadah nyaman. Setiap tahun kita anggarkan untuk itu,’’ imbuhnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Madiun, Danang Novianto menyebut bantuan tempat ibadah pada 2023 terealisasi Rp 2.997.300.000 dari Rp 3 miliar yang disiapkan. Penggunaan dana bantuan tersebut diserahkan kepada pengurus tempat ibadah. Ada yang digunakan untuk perbaikan atap, perluasan tempat ibadah, juga ada yang digunakan untuk pembelian sarpras ibadah.

‘’Jumlahnya 98 tempat ibadah dengan anggarannya Rp 3 miliar tetapi terealisasi Rp 2,9 miliar lebih,’’ ujarnya. (rams/agi/madiuntoday)