Selalu Ada Setiap Perayaan Imlek, Tari Barongsai Diyakini Bisa Usir Roh Jahat




MADIUN - Perayaan Tahun Baru Imlek rasanya kurang lengkap tanpa atraksi tari barongsai. Maka, tak heran jika pertunjukan ini selalu dinanti.

Bukan sekadar hiburan semata, tari barongsai mengandung sejarah penting bagi masyarakat Tionghoa. Bahkan, diyakini dapat mengusir roh jahat.

Hal ini seperti diungkapkan oleh Eko Setiono. Pembina Barongsai TITD Hwie Ing Kiong itu menuturkan bahwa legenda tari barongsai memiliki beberapa versi. Salah satunya, kisah tentang roh jahat yang memakan hasil panen petani.

"Suatu ketika, ada singa kelaparan yang masuk desa. Melihat itu, roh jahat takut dan pergi. Akhirnya, petani membuat boneka menyerupai singa agar roh jahat tidak memakan hasil panen mereka," ujarnya, Jumat (10/2).

Tari barongsai dimainkan oleh dua orang yang menjadi bagian kepala dan kaki singa. Merah dan kuning adalah warna yang paling umum. Warna merah sebagai lambang pemberani dan kuning adalah cahaya.

Pada perayaan Imlek tahun inipun, tari barongsai akan hadir menghibur masyarakat. Seperti di Kota Madiun, pertunjukan ini salah satunya dapat disaksikan melalui pawai mulai dari Pahlawan Street Center pukul 14.00 hari ini. (Ney/irs/madiuntoday)