Jelang Waisak Umat Budha Gelar Tradisi Pembersihan Rupang
MADIUN - Suasana peringatan Hari Raya Waisak 2568 BE sudah mulai terasa di Kota Madiun. Hal itu lantaran umat Budha yang ada di Kota Pendekar mulai melakukan tradisi pembersihan rupang.
Seperti yang terlihat di Cetiya Giri Bhanda Sukhavati Jl. Anggrek No. 11, Sabtu (18/5). Kesibukan sudah terlihat sedari pagi. Tradisi pembersihan rupang itu masuk dalam rangkaian peringatan hari raya.
Pandita Muda, Samar Sudhano menyebut, kegiatan ini sudah rutin dilakukan dari tahun ke tahun. Diawali dengan tabur bunga di Makam Pahlawan, lalu memandikan rupang Budha yang ada di Klenteng.
“Kegiatannya ini tadi menyiapkan objek penghormatan atau altar, yang ada di lantai atas kita turunkan, kita taruh di meja, dibersihkan dengan air bunga supaya bersih dan wangi,” jelasnya.
Tak hanya membersihkan rupang, rangkaian peringatan Hari Raya Waisak sudah berlangsung beberapa hari lalu. Disebutkan, pihaknya sudah menggelar kegiatan melepas ikan lele hingga kegitan bakti sosial di beberapa lokasi.
“Kami seluruh umat Budha di Kota Madiun bertekad untuk berbuat baik kepada sesama. Maka kita ingin berguna kepada sekitar salah satunya dengan bakti sosial,” ucapnya.
Sebagaimana tema perayaan Waisak tahun ini, dirinya berharap agar tejalin kebersamaan dalam membangun keberagaman.
(Ney/kus/madiuntoday)