Jenguk Tiga Korban Pengeroyokan Gerombolan OTK, Pj Wali Kota Eddy Pastikan Korban Dapat Perawatan Optimal
MADIUN – Tiga korban pengeroyokan segerombolan orang tak dikenal (OTK) di Kota Madiun, Minggu (19/5) dini hari telah mendapatkan perawatan optimal di RSUD Kota Madiun. Hal itu dipastikan langsung Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto yang menjenguk ketiga korban, Minggu siang. Menurut Pj wali kota, ketiga korban tersebut sudah mendapatkan perawatan dengan baik.
‘’Ketiga korban sudah mendapatkan perawatan dengan baik. Termasuk yang terkena senjata tajam sudah dilakukan tindakan operasi. Kami upayakan di-cover BPJS,’’ kata Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto.
Total terdapat tujuh korban luka-luka. Tiga di antaranya dilakukan perawatan di rumah sakit. Ketiga korban tersebut yakni, Garin Agul Priambodo warga Sumberejo, Maospati, Magetan. Remaja berusia 19 tahun tersebut mengalami luka bagian jari tangan kanan dan bengkak di wajah. Kemudian, dua korban lainnya mengalami luka serius. Yakni, Raditiya Enis Jalmaka warga Jalan Manggar Manis, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun. Remaja berusia 15 tahun itu harus mengalami patah tulang kaki bagian kanan. Sedangkan seorang lainnya adalah Zakiya Urba Abrory warga Jalan Temulawak, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo mengalami luka sayatan senjata tajam (sajam) di bagian belakang paha kanan, punggung, perut sebelah kanan, dan bengkak di kepala bagian kiri.
Terkait kasus tersebut Pj Wali Kota Eddy menyebut masih dalam penyelidikan Kepolisian. Pun, Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dengan pihak berwajib juga telah dilakukan. Pj Wali Kota Eddy menyebut kejadian akan diusut sampai tuntas. Pj wali kota yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengedepankan kondusifitas. Kota Madiun, lanjut Pj wali kota, sudah konfusif selama ini. Bahkan, sudah menjadi kota wisata. Hal itu harus dipelihara bukan malah sebaliknya.
‘’Kurangi kegiatan perkumpulan-perkumpulan yang lebih banyak negatif daripada kebermanfaatannya. Kota Madiun sudah kondusif, ini harus dipelihara. Kita jaga keamanan senyaman mungkin,’’ tegasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)