Cerita Akhtar – Nizar, Dua Pelajar Kota Madiun Sukses Sabet Medali Emas Di IRTC Malaysia




MADIUN – Kota Madiun memang gudangnya talenta. Banyak anak berbakat di berbagai bidang yang tak kalah moncer dari daerah maupun negara lainnya. Seperti yang ditunjukkan oleh Muhammad Akhtar Sinara Rajasyah dan Nizar Rayyan.

Dua pelajar kelas V Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Bakti Ibu itu baru saja menyabet medali emas dalam ajang International Robotics Talent Competition 2024 di Malaysia, 18 Mei 2024 lalu.

Dalam perlombaan yang berlangsung di Universitas Kebangsaan Malaysia Selangor Malaysia tersebut, Atar (sapaan M. Akhtar Sinara Rajasyah) dan Nizar berkompetisi pada kategori Mission Robot Junior. Pada kategori ini, para siswa diberikan tantangan untuk mengontrol robot dan menyelesaikan sebuah misi.

‘’Ukuran robot yang diperbolehkan pada kompetisi ini adalah tinggi 20 sentimeter, panjang 20 sentimeter, lebar 20 sentimeter, dan berat 1,5 kilogram,’’ ujar Syahroni, orang tua Atar.

Setiap tim mendapatkan kesempatan untuk melakukan 2 race dengan waktu tiga menit setiap race. Misinya adalah memindahkan 5 obyek berbentuk kotak berukuran 4x4x4 sentimeter ke dalam drop area yang ditentukan.

‘’Obyek yang dapat dipindahkan dengan posisi sempurna akan mendapatkan 20 poin. Apabila robot melewati checkpoint dengan membawa obyek untuk diletakkan pada drop area, maka mendapatkan 10 poin,’’ jelasnya.

Tantangan lomba pun cukup sulit. Robot yang berjalan mengenai garis, obyek yang dipindahkan kurang sempurna, atau jika ada robot yang berjalan keluar lintasan akan mendapatkan pengurangan 5-10 poin.

Dalam perlombaan tersebut, Atar dan Nizar mendapatkan bimbingan dari Pramudya Ardi dan Choirul Annama Farhan. Serta, dukungan penuh dari Kepala MIT Bakti Ibu, Siyam. (WS Hendro/irs/madiuntoday)