Petugas Lakukan Perawatan Puluhan PJU Tiap Hari, Total Ada 14.686 Titik PJU hingga di Jalan Gang Sampai Saat Ini
MADIUN – Penerangan Jalan Umum (PJU) berperan penting untuk penerangan hingga unsur keamanan. Karenanya, keberadaan PJU harus selalu terjaga baik. Perawatan rutin pun dilakukan. Seperti yang terlihat di Jalan Kompol Sunaryo ini. Petugas tampak melakukan penggantian lampu yang mati. Perbaikan juga dilakukan di sejumlah titik lainnya.
‘’Hari ini ada penanganan di sejumlah titik. Penanganan ini berangkat dari hasil survei petugas dan laporan masyarakat,’’ kata Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Utilitas Ruang Terbuka Hijau, Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman Dinas Perkim Kota Madiun, Andi Anto, Kamis (6/6).
Selain di Jalan Kompol Sunaryo, lokasi yang di tangani di antaranya, di Jalan Sri Widodo, tiga titik di Jalan Kartini, Jalan dr Sutomo, Jalan Bumi Jaya, Jalan Raya Kelun, Pahlawan, Area Makam Josenan, Jalan Basuki Rahmat, Panorama Indah, dan Gapura Makam Giri Layu. Andi menambahkan penanganan yang dilakukan juga beragam. Mulai penggantian lampu mati, konsleting, hingga komponan rusak.
‘’Kita kerjakan dua regu teknisi sekaligus,’’ imbuhnya.
Pun, petugas juga keliling setiap hari. Maklum, PJU yang ditangani cukup banyak. Setidaknya, ada sebanyak 8.479 titik lampu dan 283 panel di Kota Madiun saat ini. Titik PJU tersebut meningkat cukup banyak di banding 2023 lalu yang berkisar 6.500 titik. Pun, jumlah PJU itu belum termasuk PJU jalan gang program lampunisasi di dua tahun terakhir. Setidaknya ada 4.478 titik lampunisasi gang di 2024 dan 1.729 titik di 2023. Jika ditotal PJU dan lampunisasi gang sudah ada sebanyal 14.686 titik. Tak heran, Kota Madiun memiliki sebutan Kota Sejuta Lampu. Untuk penanganan pihaknya memiliki 24 personel PJU.
‘’Kita juga punya tujuh personel tim dekorasi yang khusus menangani pemeliharaan lampu klasik dan dekorasi kota,’’ ungkapnya.
Sementara untuk kendaraan operasional, pihaknya memiliki satu unit pickup, empat skylift, dan satu unit crane. Setiap hari, lanjutnya, petugasnya melakukan perawatan rata-rata 30 titik PJU. Itu dilakukan siang dan malam. Namun, pihaknya sedikit terbantu dengan pemanfaayan Internet of Things (IoT) untuk PJU. Setidakya, petugas bisa mengkontrol nyala dan mati lampu cukup dari smartphone. Selain itu, keberadaan panel yang mati juga bisa diketahui lebih cepat. Penjadwalan nyala dan mati secara otomatis.
‘’Aplikasi ini juga membantu kita untuk melihat sensor mati hidupnya panel. Selain itu tentu untuk mengkontrol jarak jauh,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)