Cabor Angkat Besi Juga Sumbang Medali di Kejurprov, Triya dan Deva Total Sumbang Enam Medali




MADIUN – Cabang olahraga (cabor) angkat besi juga tak mau kalah dalam urusan raihan medali di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2024. Dua atlet angkat besi dari Kota Pendekar setidaknya menyumbang total enam medali dalam gelaran Kejurprov yang berlangsung di Mojokerto, Juni lalu.

Enam medali itu disumbang Triya Maulana yang turun di kelas 73 kilogram putra dan Deva Margareta yang turun di kelas 71 kilogram putri. Kedua atlet itu masing-masing mempersembahkan tiga medali.

Triya berhasil menyumbangkan tiga medali perak. Yakni, masing-masing satu medali di nomor snatch, clean and jerk, dan total angkatan. Di nomor snatch angkatan terbaik Triya mencapai 111 kilogram. Sedang di nomor clean and jerk, angkatan terbaiknya mencapai 131 kilogram. Sementara di total angkatan, warga Jalan Kartini Kelurahan Madiun Lor itu berhasil mengumpulkan total 226 kilogram.

‘’Di setiap nomor kita diberikan tiga kali kesempatan nanti diambil angkatan terbaik,’’ kata Triya saat ditemui di tempat berlatih kawasan GOR Wilis Kota Madiun, beberapa waktu yang lalu.

Sementara untuk Deva Margareta berhasil mempersembahkan satu medali perak dan dua medali perunggu. Medali perak didapat dari nomor clean and jerk. Angkatan terbaiknya 76 kilogram. Sementara di nomor snatch, perempuan warga Jalan Manggar Kelurahan Taman tersebut berhasil mengangkat beban sebesar 57 kilogram. Sedang, total angkatannya mencapai 133 kilogram. Dari nomor snatch dan total angkatan tersebut dia mendapatkan dua medali perunggu.

Ketua Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Madiun Sugeng Budi menambahkan pihaknya mengirimkan empat atlet dalam Kejurprov 2024 ini. Dua nama lainnya ada Benaya Januari Wibowo dan Delvin Rizki Romadhoni. Sayang keduanya belum berhasil menyumbangkan medali. Minimnya persiapan menjadi kendala tersendiri agar bisa tampil maksimal. Hal itu tentu sangat disayangkan mengingat keempat atlet angkat besi Kota Madiun itu tampil gacor pada gelaran Porprov 2023 lalu.

‘’Kedisiplinan salah satu kunci keberhasilan. Semoga gelaran Kejurprov ini bisa menjadi pelajaran,’’ ujarnya. (rams/agi/madiuntoday)