Cuaca Diprediksi Bersahabat di Malam Tahun Baru, Ini Kata BMKG




MADIUN - Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diperkirakan cuaca ekstrem tak akan terjadi di Indonesia saat pergantian tahun 2024 ke 2025.

Meski begitu masyarakat diminta untuk tetap memantau perkembangan cuaca sebelum memutuskan untuk beraktivitas ke luar ruang.

”BMKG memastikan bahwa cuaca pada malam pergantian tahun insya Allah akan lebih kondusif. Insya Allah kalau tidak mendadak terjadi fenomena yang di luar prediksi, pergantian tahun akan aman dari cuaca ekstrem,” kata Dwikorita dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Selain itu, penurunan cuaca ekstrem juga disebabkan melemahnya pergerakan monsun Asia dan bergesernya Madden-Julian Oscillation (MJO) dari wilayah Indonesia.

MJO merupakan suatu gelombang atau osilasi non-seasonal yang terjadi di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur dengan periode osilasi lebih kurang 30-60 hari. Fenomena ini sangat berdampak terhadap kondisi anomali curah hujan di wilayah yang dilaluinya.

Kondisi kondusif ini, kata Dwikorita, diperkirakan bertahan hingga minggu pertama Januari 2025. Namun, masyarakat diminta untuk tetap memantau perkembangan cuaca sebelum memutuskan untuk beraktivitas ke luar ruang.

”Cuaca saat ini semakin kompleks sebagai dampak dari perubahan iklim, tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia juga mengalami ketidakpastian. Kami mengimbau masyarakat tetap memonitor informasi cuaca,” ujarnya.

Lebih lanjut, BMKG memperkirakan di sejumlah daerah di Indonesia tetap akan terjadi hujan intensitas rendah sampai sedang pada hari pergantian tahun. Itu kemungkinan terjadi antara lain di Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Mataram, Gorontalo, dan Merauke.
(ws hendro/kus/madiuntoday)