Bibit Siklon 97s Muncul Di Selatan Jatim, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
MADIUN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan bibit siklon tropis (siklon 97s) di wilayah Samudera Hindia, selatan Jawa Timur.
Adapun fenomena ini menyebabkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama sepekan ke depan di wilayah Jatim.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris menuturkan, keberadaan bibit siklon 97s berpengaruh terhadap pembentukan daerah perlambatan angin. Sehingga, menyebabkan pertumbuhan angin di wilayah Jawa.
"Dengan demikian, peluang hujan intensitas sedang hingga lebat besar sekali," ujarnya, Jumat (10/1).
Selain itu, fenomena La Nina kategori rendah juga turut berpengaruh. Meski dalam kategori rendah, namun berkontribusi menambah intensitas hujan yang turun.
Karenanya, Setiyaris mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai cuaca ekstrem. Juga, menghindari berwisata ke wilayah rawan. Seperti air terjun, gunung, dan laut.
"Saat ini, Jatim berada dalam kondisi puncak musim penghujan. Tetap waspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang," tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)