Diminati Masyarakat, Layanan Anti Prei Dispendukcapil Kota Madiun Terus Berlanjut




MADIUN - Layanan Anti Prei yang disediakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun telah terbukti memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan.

Anti Prei yang hadir setiap akhir pekan dan tanggal merah itupun semakin diminati. Apalagi, bagi warga yang sulit melakukan pengurusan dokumen kependudukan pada hari kerja.

Sebagai salah satu inovasi unggulan, layanan Anti Prei pun terus berlanjut di 2025. "Layanan dibuka pukul 08.00 hingga 12.00," ujar Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio, Kamis (9/1).

Menurut Poedjo, jumlah warga yang memanfaatkan layanan Anti Prei semakin bertambah. Bahkan, bisa mencapai ratusan orang saat libur nasional.

Misalnya pada libur Nataru 2024/2025 kemarin. Jumlah pengguna layanan mencapai 210 orang pada 25 Desember 2024. Kemudian, pada 26 Desember 2024 jumlah pengunjung mencapai 198 orang.

Begitu pula di 28 Desember 2024, pengguna layanan mencapai 251 orang. Kemudian, 117 orang pada 29 Desember 2024, dan 120 orang pada 1 Januari 2025.

"Rata-rata mengajukan penggantian format KK. Dari KK lama yang masih berwarna biru menjadi KK baru dengan barcode. Selain itu juga ada yang mengajukan perekaman e-KTP," jelasnya.

Lebih lanjut, Poedjo berharap dengan program ini masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

"Kami juga sediakan layanan jemput bola. Sehingga, tidak ada alasan lagi masyarakat tidak memiliki dokumen kependudukan," tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)