Penataan Kabel Jalur Bawah Berlanjut, Rekanan Mulai Pasang ODC di Sejumlah Titik
MADIUN – Perapian kabel provider jalur atas di Kota Madiun kembali berlanjut. Setelah penggalian sepanjang enam kilo meter pada masa uji coba lalu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan optical distribution cabinet (ODC). PT Fiber Teknologi Nusantara (FTN) selaku penyedia jaringan bawah tanah memulai pekerjaan itu di Jalan Setia Budi.
‘’Iya berjalan tapi pembuatan kotak RK saja. Surat pemberitahuannya baru minggu kemarin diterima PU,’’ kata Subkoordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Madiun, Guntur Yan Putranto, Senin (13/1).
Guntur menambahkan pekerjaan kali ini berada di titik lama. Artinya, pemasangan dilakukan pada jalur yang sudah ada sebelumnya. Sementara untuk penggalian jalur baru belum dimulai. Seperti diketahui, setidaknya ada 33,2 kilometer total panjang jaringan yang harus disediakan. PT FTN menginvestasikan sebesar Rp 50 miliar untuk penyiapan instalasi kabel jalur bawah tersebut. PT FTN sudah melakukan penggalian sepanjang enam kilometer di enam ruas jalan sejauh ini.
‘’Arahan pimpinan, pekerjaan sudah harus ada yang berjalan sebelum Februari,’’ ujarnya.
Penyiapan Sarana Jarangan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Madiun tersebut dimulai pada 2023 lalu. Namun, itu baru penggalian untuk uji coba. Setelahnya, sempat mandek karena urusan administrasi. Pemerintah Kota Madiun bersama rekanan sempat berkonsultasi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (sekarang Komdigi) pada September 2024 lalu. Hasilnya, pekerjaan akhirnya dapat dilanjutkan.
‘’Kalau dari kami prinsipnya semakin cepat semakin baik. Kalau dapat segera dijalankan, instalasi kabel jalur udara di Kota Madiun juga bisa semakin cepat dirapikan,’’ ungkapnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)