Penuhi Kebutuhan Pangan Bersih Dan Sehat Bagi Warga Binaan, Lapas I Madiun Sediakan Dapur Bersahaja
MADIUN - Lapas Kelas I Madiun terus berinovasi untuk memberikan pelayanan kepada warga binaan. Terbaru, lembaga pemasyarakatan di Jalan Yos Sudarso itu menghadirkan Dapur Bersahaja. Yakni, singkatan dari Dapur Bersih, Enak, Rapi, Sehat, Asri, Higienis, Aman, Jujur, dan Amanah.
Jumat (17/1), Dapur Bersahaja diresmikan oleh Direktur Perawatan Kesehatan Dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Dr. dr. Adhayani Lubis. Dalam kesempatan itu, Adhayani juga mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Lapas I Madiun.
"Ini hal yang sangat baik, di mana lapas menghadirkan inovasi untuk menjaga higienitas makanan dan kesehatan warga binaan," ujarnya.
Dapur Bersahaja merupakan area khusus di dalam Lapas I Madiun untuk mengolah makanan bagi warga binaan. Mempertahankan arsitektur khas kolonial, Dapur Bersahaja terdiri atas beberapa ruangan. Mulai dari ruang cuci piring, penyimpanan bahan makanan, ruangan perabot, ruangan memasak, hingga ruang penyajian.
Meski berada di dalam area lapas, namun Dapur Bersahaja memiliki tampilan seperti dapur koki profesional. Bahkan, dihiasi dengan pajangan dinding sehingga mempercantik interiornya.
Tak hanya itu, kualitas bahan makanan juga dijaga dengan ketat. Ruangan memasak juga steril dan hanya boleh dimasuki oleh petugas masak. Sehingga, terjamin kualitas masakannya.
Kepala Lapas Kelas I Madiun Dr. Andi Wijaya Rivai menjelaskan bahwa teknis pengoperasian Dapur Bersahaja masih sama seperti sebelumnya. Yakni, melibatkan warga binaan sebagai petugas di dalam dapur.
"Warga binaan kami libatkan dalam kegiatan yang positif. Dengan adanya Dapur Bersahaja ini diharapkan dapat memberikan pelayanan bagi warga binaan dengan lebih baik. Sehingga, terjaga kebutuhan dan kesehatannya," tandasnya. (Ney/irs/madiuntoday)