Deteksi Dini Kesehatan Siswa, Puskesmas Jemput Bola Skrining Kesehatan Fisik dan Jiwa
MADIUN – Kegiatan Belajar-Mengajar (KBM) harus didukung fisik yang prima. Karenanya, kesehatan peserta didik juga kudu senantiasa terjaga. Tak heran, pemeriksaan kesehatan juga rutin dilakukan. Seperti yang berlangsung di SMPN 1 Kota Madiun ini. Skrining kesehatan fisik dan jiwa dilakukan petugas kesehatan Puskesmas Ngegong, Senin (20/1).
‘’Ini merupakan program rutin nasional yang pelaksanaannya oleh Puskesmas,’’ kata Subkoordinator Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (PUKBM) Dinkes PP dan KB Kota Madiun Yunie Ernawati.
Karena itu, lanjutnya, jadwal pemeriksaan juga tergantung Puskesmas wilayah masing-masing. Artinya, tidak serentak di semua sekolah. Sasarannya, pelajar SD dan SMP. Pemeriksaan yang dilakukan juga cukup lengkap. Dimulai pemeriksaan riwayat kesehatan seperti imunisasi, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan kebersihan diri, pemeriksaan kesehatan indera penglihatan, pemeriksaan indera pendengaran, pemeriksaan gigi dan mulut, hingga skrining gangguan mental emosional. Namun, khusus pemeriksaan skrining gangguan mental emosional untuk remaja mulai 15 tahun.
‘’Petugas juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tanda vital,’’ jelasnya sembari menyebut pelajar yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan dilakukan rujukan ke Puskesmas maupun faskes pelajar tersebut.
Sementara itu, Airin Putri Kirana Sukma, salah seorang pelajar SMPN 1 Kota Madiun mengaku senang dengan adanya skrining kesehatan tersebut. Hal itu lantaran dirinya bisa mengetahui kondisi kesehatan tumbuhnya. Harapannya bisa diperbaiki apa yang kurang dan harus bagaimana untuk menjaga kesehatan agar lebih baik lagi.
‘’Jadi tahu apa yang perlu diperbaiki atau apa yang masih kurang. Seperti misalnya, harus menambah olahraga dan lain sebagainya,’’ ungkap pelajar kelas 8 tersebut. (rams/agi/madiuntoday)