Posyandu ILP Februari, Bayi dan Anak Pra Sekolah Jadwalnya Dapat Vitamin A dan Obat Cacing




MADIUN – Masyarakat Kota Madiun kudu sehat. Karenanya, program kesehatan juga terus berjalan. Salah satunya melalui Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berjalan setiap bulan. Seperti yang berlangsung di Kelurahan Klegen, Rabu (5/2) ini. Kegiatan ini menyentuh masyarakat secara menyeluruh. Yakni, dari balita hingga lansia.

‘’Kegiatan di Posyandu ILP banyak sekali, sesuai siklus hidup. Jadi ada paket-paket layanan yang terstandar begitu. Mulai usia dari dalam kandungan sampai lansia,’’ kata Subkoordinator Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (PUKBM) Dinkes PP dan KB Kota Madiun Yunie Ernawati.

Yuni menambahkan, Posyandu saat ini memang diarahkan untuk menyediakan layanan terstandar bagi masyarakat berbasis siklus hidup. Hal ini diperkuat dengan kegiatan kunjungan rumah oleh kader yang dilakukan secara terencana. Yuni menyebut setidaknya ada empat kelompok layanan. Yakni, paket layanan kelompok ibu hami, ibu bersalin, dan ibu nifas (Bumil, Bulin, Bufas). Kemudian ada paket layanan bayi dan anak pra sekolah, layanan usia sekolah dan remaja, serta layanan usia produktif dan lansia.

‘’Dalam tiap kelompok layanan itu sudah ada standara tindakan yang dilakukan dan terjadwal,’’ ungkapnya.

Salah satunya seperti layanan pada kelompok bayi dan anak pra sekolah. Yuni menyebut pada Februari ini ada pemberian vitamin A dan obat cacing. Pemberian akan kembali dilakukan untuk Agustus mendatang. Selain itu, ada juga tindakan penimbangan, pengukuran panjang badan, lingkar lengan atas, dan lingkar kepala. Kemudian ada penyuluhan penggunaan buku KIA, ASI, MP ASI kaya protein hewani, pentingnya imunisasi, stimulasi perkembangan, dan pemantauan tanda bahaya pada bayi. Terakhir, ada pemantauan pemberian makanan tambahan lokal pada Balita masalah berat badan.

‘’Ini mengapa Posyandu ILP itu penting sekali. Ada banyak kegiatan dan informasi penting yang diperlukan untuk mendukung kesehatan masyarakat. Jangan sampai tidak hadir,’’ ujarnya.

Terkait tingkat kehadiran, Yuni optimis kehadiran masyarakat mencapai 100 persen untuk di Februari ini. Meski belum semua Posyandu melaksanakan ILP untuk Februari ini. Hal itu mengacu pada kegiatan serupa sebelumnya. Yuni menyebut kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan juga sudah cukup baik.

‘’Karena kegiatannya jadi satu, sekarang yang hadir bisa sepaket. Misalnya neneknya sama cucunya sekalian. Jadi sudah sekali jalan,’’ pungkasnya. (rams/agi/madiuntoday)