SDN 02 Klegen Diserang Ulat Bulu, BPBD Respon Cepat Atasi Hama




MADIUN - Kegiatan belajar mengajar di SDN 02 Klegen mengalami gangguan akibat serangan ulat bulu. Hal ini menyebabkan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal. Bahkan, sebagian dipulangkan karena kondisi cukup parah.

"Sudah sejak 2 minggu lalu. Waktu anak-anak selesai olahraga, banyak yang mengalami gatal-gatal. Setelah kami telusuri, ternyata banyak ulat bulu di pohon dekat gazebo," ujar Kepala SDN 02 Klegen, Sumarsih saat ditemui pada Kamis (13/2).

Pihak sekolah lantas melakukan upaya pembasmian hama dengan campuran air detergen dan garam. Namun, langkah itu rupanya belum berhasil mengusir ulat bulu. Bahkan, populasi hewan melata tersebut semakin banyak.

Dampak yang dirasakan siswa pun makin terasa. Bahkan, ada yang mengalami bentol di sekujur tubuh sehingga siswa tersebut dipulangkan.

Karena kejadian tersebut, Sumarsih mengambil tindakan dengan menghubungi BPBD. Tim reaksi cepat (TRC) pun langsung menuju sekolah.

"Kami lakukan pengecekan di setiap pohon. Lalu, kami konsultasikan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk insektisida yang sesuai," jelas Hanang Kusbiyantoro, TRC Penanggulangan Bencana BPBD Kota Madiun.

Setelah dilakukan penyemprotan insektisida, selanjutnya tim BPBD akan memantau perkembangan hama di area sekolah. Jika masih ditemukan ulat bulu, mereka akan melakukan tindaklanjut.

"Penyemprotan akan diulang sampai hama benar-benar teratasi. Kalau memang diperlukan, kami juga akan melakukan pemangkasan pohon," tandasnya. (Dspp/irs/madiuntoday)