Rusunawa Cukup Diminati, Saat Ini Sudah Ada Seratusan KK yang Masuk Daftar Antri
MADIUN – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kota Madiun cukup diminati masyarakat. Buktinya, banyak masyarakat yang sudah mengantri untuk menempati Rusunawa di Kota Pendekar. Kabid Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Disperkim Kota Madiun Hendro Pradono menyebut setidaknya ada seratus lebih yang masuk daftar antrian sampai saat ini.
‘’Antrian keseluruhan yang ada dalam daftar tunggu seratusan lebih pendaftar,’’ katanya, Selasa (18/2).
Hendro menyebut untuk saat ini memang belum ada penghunian baru. Namun, masyarakat bisa melakukan pendaftaran. Nantinya, mereka yang memenuhi syarat akan masuk daftar tunggu dulu. Nah, hingga saat ini sudah ada seratus lebih yang masuk daftar tunggu tersebut. Hendro menambahkan mereka yang sudah masuk daftar tunggu dimohon untuk bersabar terlebih dahulu. Sebab, penghunian belum bisa dilakukan saat ini meski masih terdapat sejumlah hunian kosong.
Setidaknya, ada 48 sisa kuota dari ketiga Rusunawa. Rinciannya, sebelas dari Rusunawa satu, enam dari Rusunawa dua, dan 24 dari Rusunawa tiga. Ketiganya dipersiapkan untuk hunian sementara (huntara) masyarakat yang terdampak program DAK (Dana Alokasi Khusus) Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT). Hendro menyebut ada 67 warga yang mendapatkan program DAK PPKT tersebut.
‘’Sesuai aturan, pemerintah daerah harus menyediakan huntara bagi masyarakat yang terdampak program DAK PPKT itu. Untuk di Kota Madiun kita siapkan di Rusunawa,’’ ujarnya.
Masyarakat yang mendapat program tersebut akan mendapatkan pembangunan rumah dari pemerintah. Nah, selama proses pembangunan pemerintah juga wajib menyediakan hunian sementara. Di Kota Madiun disiapkan di Rusunawa. Namun, sifatnya sukarela dan pemerintah tidak boleh memaksa. Masyarakat terdampak program DAK PPKT bisa memilih opsi lain. Misalnya, tinggal sementara di rumah saudara atau lainnya selama proses pembangunan rumah berlangsung.
‘’Karena itu belum bisa melakukan penghunian bagi yang sudah terdaftar. Mungkin setelah program DAK PPKT ini selesai,’’ pungkasnya. (dspp/agi/madiuntoday)