Puluhan Petugas Gabungan Bersihkan Tumpukan Kayu yang Tersangkut di Bawah Jembatan Patihan
MADIUN - Petugas gabungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Madiun melaksanakan pembersihan tumpukan bambu dan kayu di bawah Jembatan Patihan.
Sampah berupa batang trembesi dan bambu tersebut terbawa aliran dari Dungus dan tersangkut di pancang jembatan, menghambat aliran sungai.
Muh. Abdul Aziz, petugas sungai dari BBWS Bengawan Solo, menyatakan bahwa pembersihan ini bertujuan memastikan aliran air tetap lancar, terutama menjelang musim hujan.
“Kami bekerja sama dengan dinas terkait seperti BPBD, Perkim, dan PU untuk melakukan pembersihan agar saat hujan turun, air bisa mengalir dengan lancar,” ujarnya, Kamis (20/2).
Operasi pembersihan melibatkan sekitar 40 personel gabungan yang dilengkapi dengan alat berat, perahu, gergaji mesin, dan tali untuk mengangkat tumpukan kayu.
Sampah yang berukuran besar dipotong menjadi bagian kecil agar mudah diangkat dan tidak menimbulkan masalah di hulu sungai.
Aziz juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Sungai bukan tempat membuang sampah. Mari bersama-sama menjaga kebersihan agar aliran air tetap lancar dan mencegah potensi banjir,”pungkasnya.
(ney/kus/madiuntoday)