Serunya Siswa TAUD SaQu Belajar Mitigasi Bencana Bersama BPBD di Taman Hijau Demangan




MADIUN - Mengenalkan mitigasi bencana kepada anak-anak merupakan langkah krusial dalam membentuk generasi yang tanggap dan siap menghadapi situasi darurat.

Pendidikan kebencanaan yang diberikan sejak usia dini tidak hanya meningkatkan kesadaran mereka terhadap potensi bencana di sekitarnya, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan untuk merespons dengan tepat saat bencana terjadi.

Selain itu, pemahaman ini dapat mengurangi risiko cedera dan trauma pada anak-anak, serta membantu mereka berperan aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana di komunitasnya.

Maka dari itu, pada Kamis (20/2), siswa TAUD SAQU menggelar kegiatan outing class di Taman Hijau Demangan, Kota Madiun. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun dengan tujuan mengenalkan mitigasi bencana sejak dini kepada anak-anak.

Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan penanggulangan bencana, seperti perahu karet, helm, pelampung, dan dayung.

Selain itu, mereka juga mendapatkan pengetahuan mengenai jalur evakuasi serta daerah rawan banjir dan longsor di sekitar Madiun. Sebagai penutup, anak-anak diajak mencoba wahana flying fox yang disediakan di lokasi.

Komandan Regu 2 BPBD Kota Madiun, Gono Priyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan peralatan dan prosedur penanggulangan bencana kepada anak-anak.

“Kami ingin anak-anak tahu bahwa BPBD memiliki alat-alat seperti ini dan memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Kegiatan outing class semacam ini penting untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak. Selain meningkatkan pemahaman mereka tentang bencana, kegiatan ini juga melatih kemandirian dan keterampilan sosial.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya anak-anak, tentang penanggulangan bencana dapat meningkat, sehingga mereka lebih siap dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang.
(Ney/kus/madiuntoday)