Tiga Pekan Berjalan, Masyarakat Mulai Manfaatkan PKG




MADIUN - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) telah dimulai sejak 10 Februari secara serentak seluruh Indonesia. Di Kota Madiun, peluncuran program tersebut juga telah dilaksanakan pada 12 Februari lalu.

Setelah tiga pekan berjalan, rupanya masyarakat mulai memanfaatkan PKG. Salah satunya seperti yang telah berlangsung di Puskesmas Banjarejo.

Kepala Puskesmas Banjarejo dr. Rohlina Agustriningtyas mengungkapkan, hingga Senin (24/2), sudah ada 39 orang yang memanfaatkan PKG di fasilitas kesehatan yang berlokasi di Jalan Bayangkara itu.

"Memang belum banyak. Namun, kami terus sosialisasikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan program ini," tuturnya saat ditemui setelah kegiatan lokakarya di Puskesmas Banjarejo, Selasa (25/2).

Menurut Rohlina, sarana prasarana di puskesmasnya cukup memadai. Yakni, dengan 5 dokter. Khusus PKG disiagakan 1-2 dokter per hari. Juga, 5 perawat. Selain itu, juga ada 3 laboratorium di puskesmas induk dan 1 laboratorium di puskesmas pembantu.

Untuk menangani satu orang peserta PKG membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam. Sehingga, dalam satu hari Puskesmas Banjarejo mampu melayani 10-15 peserta PKG.

Meski demikian, Rohlina tak menampik adanya kendala bagi masyarakat untuk mengikuti PKG. Salah satunya, jam pelayanan hanya di jam kerja. Sehingga, sulit diikuti bagi pekerja di jam tersebut. Selain itu, juga kendala penggunaan gawai bagi orang yang awam.

"Selain itu, juga ada skrinning di Posyandu ILP. Sehingga, mereka mengira ini program yang sama. Padahal berbeda. Untuk itu kami terus sosialisasikan untuk mengikuti PKG," paparnya.

Ke depannya, Rohlina berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan PKG. Sehingga, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Sebaiknya datang sesuai puskesmas wilayahnya. Datang pada hari H ulang tahun atau sampai H+30. Peserta juga bisa memilih jadwal periksa," tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)