Marak Pengamen Saat Ramadan, Satpol PP Gelar Operasi Yustisi
MADIUN - Memasuki bulan Ramadan, populasi pengamen di Kota Madiun mengalami peningkatan. Mereka seringkali melancarkan aksinya di jalanan umum, lampu APILL, maupun rumah makan.
Sebagai upaya penertiban, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kota Madiun menggelar operasi yustisi terhadap pengamen jalanan, Kamis (6/3) malam.
"Kami lakukan penyisiran mulai Jalan HA Salim sampai Alun-alun Kota Madiun. Hasilnya, kami menemui enam pengamen di lokasi tersebut," ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Yanu Budhilarto.
Menurut Yanu, Kota Madiun saat ini telah menjadi magnet bagi wisatawan. Sehingga, pengamen juga turut berdatangan. Apalagi selama Ramadan. Mereka memanfaatkan momen tersebut.
Dalam operasi yustisi, personel Satpol PP memberikan pembinaan kepada pengamen untuk tidak mengamen di sepanjang jalan maupun traffic light.
Ke depan, Pemkot Madiun juga akan melakukan penataan pengamen agar lebih rapi. Dengan demikian, masyarakat lebih nyaman dengan keberadaan mereka. Serta, menjadi hiburan bagi masyarakat.
Sedangkan untuk pengemis, Yanu mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan operasi yustisi dan pembinaan di lapangan.
"Para pengemis ini kami kirim ke Dinas Sosial untuk diberi pembinaan," pungkasnya. (Ney/irs/madiuntoday)