Beri Pendidikan Karakter Kepemimpinan, Lurah Hingga Eselon II dan III Dindik Dijadwalkan Menjadi Irup di Sekolah
MADIUN – Gelaran upacara hari Senin tingkat SD dan SMP di Kota Madiun akan sedikit berbeda. Pasalnya, yang menjadi inspektur upacara (irup) bakal diisi pejabat luar sekolah. Yakni, lurah hingga eselon II dan III Dinas Pendidikan. Lurah sudah dijadwalkan rutin untuk menjadi irup di sekolah hingga beberapa kali upacara ke depan.
‘’Kami sudah berkoordinasi baik dengan lurah maupun pejabat eselon II dan III Dinas Pendidikan untuk turun ke sekolah menjadi irup,’’ kata Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan Kota Madiun Slamet Hariyadi, Senin (5/5).
Hariyadi menyebut penjadwalan sudah dimulai, Senin (28/4) lalu. Sementara untuk Senin ini dan Senin depan belum akan digelar upacara karena masih dalam masa ujian sekolah bagi siswa kelas VI dan IX. Penjadwalan akan dimulai kembali pada Senin (19/5) mendatang. Hariyadi menyebut tiap sekolah minimal sudah didatangi sekali Irup dari luar lingkungan sekolah tersebut. Baik itu lurah maupun eselon II atau III.
‘’Jadi nanti lurah akan menjadi irup minimal sekali di tiap sekolah di wilayah kerja lurah tersebut. Sudah kita mulai Senin kemarin,’’ ungkapnya.
Hariyadi menyebut keberadaan lurah sebagai irup tersebut bakal memberikan banyak manfaat. Salah satunya, memberikan pendidikan karakter kepemimpinan bagi pelajar. Selain itu, juga memberikan pembelajaran bagi pelajar untuk lebih mencintai daerahnya. Hariyadi menyebut kehadiran lurah juga sebagai penjaminan mutu pendidikan. Hal itu diharapkan semakin memberikan motivasi kepada pelajar maupun tenaga pendidik untuk terus berprestasi memajukan dunia pendidikan di Kota Madiun.
‘’Ada banyak sekali manfaatnya. Hadirnya lurah sebagai irup ini diharapkan menjadi pendidikan karakter kepemimpinan bagi pelajar. Selain itu, juga sebagai penjaminan mutu,’’ ungkapanya. (dspp/agi/madiuntoday).