Dekatkan Pelayanan, Dispendukcapil Madiun Jemput Bola Rekam e-KTP ke Sekolah dan Kelurahan
MADIUN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun terus menggencarkan pelayanan keliling untuk mempercepat proses perekaman e-KTP. Berdasarkan data hingga akhir September 2025, masih ada 11.768 warga yang belum melakukan perekaman.
Kepala Dispendukcapil Kota Madiun, Agus Triono, mengatakan pihaknya menempuh strategi jemput bola ke sekolah-sekolah dan kelurahan agar target perekaman segera tercapai.
“Kami berupaya mendekatkan layanan supaya masyarakat lebih mudah dan cepat melakukan perekaman,” ujarnya, Rabu (8/10).
Layanan jemput bola ini telah menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMKN 5 Madiun, serta Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo. Selain perekaman e-KTP, petugas juga melayani pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Di lokasi, masyarakat dibantu menginstal aplikasi IKD dan difasilitasi pengambilan foto langsung. Agus menjelaskan, meskipun target perekaman sebenarnya sudah berakhir pada Agustus lalu, masih banyak warga yang baru bisa melakukannya sekarang.
“Beberapa kendala memang muncul di lapangan. Ada siswa yang menunda perekaman karena alasan penampilan, atau warga yang sibuk bekerja,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program jemput bola ini sangat membantu warga yang kesulitan datang langsung ke kantor Dispendukcapil.
“Prosesnya cepat dan bisa langsung berkonsultasi soal data,” katanya.
Salah satu peserta perekaman, Daffa, siswa kelas XI SMAN 4 Madiun mengaku terbantu karena tidak perlu datang ke kantor. “Lebih praktis dan waktunya efisien,” ujarnya.
Kegiatan jemput bola biasanya berlangsung dua hari di setiap lokasi. Proses perekaman meliputi pengambilan foto, tanda tangan elektronik, dan sidik jari, dengan waktu sekitar lima menit per orang.
(Rams/kus/madiuntoday)