Mau ke Jepang Tapi Nggak Mahal, Yuks ke Banjarejo Kecamatan Taman
MADIUN – Masyarakat penyuka budaya Jepang kini tak perlu repot apalagi merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, di Kota Madiun juga sudah ada Kampung Jepang yang berlokasi di sekitar Lapak UMKM Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman. Meski belum diresmikan, Kampung Jepang tampaknya cocok bagi yang ingin liburan dengan sensasi ala-ala negeri Sakura.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Hesti Setyorini menyebut kawasan pertanian terpadu bertema negeri Matahari Terbit ini berdiri di atas lahan seluas 16.447 meter persegi. Di dalamnya terdapat bangunan khas negeri samurai. Salah satunya, bangunan pendopo yang mirip dengan Kuil Sensō-ji, sebuah kuil Buddha kuno yang terletak di Asakusa, Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada entrance atau pintu masuk dengan mengadopsi bangunan Torii atau gerbang seperti di kuil Itsukushima. Beberapa pernak-pernik lain seperti jembatan dan lain sebagainya.
‘’Untuk pembangunan sudah selesai. Tetapi nanti ada sedikit tambahan untuk finishing,’’ katanya, Senin (5/1).
Finishing itu berupa pengerasan sekitar bangunan dan tangga. Pekerjaan ini ditarget dalam waktu segera. Tak hanya bangunan, di sana juga terdapat area taman. Pun, sudah siap. Sebagian tanaman juga sudah ditanami oleh petugas dinas terkait. Sebagian lainnya dalam proses. Hesti menyebut di Kampung Jepang juga terdapat track ATV di bagian tepi.
‘’Untuk pengerasan sekitar bangunan itu kami upayakan secepatnya,’’ jelasnya.
Secara konsep, Kampung Jepang dibangun sebagai kawasan pertanian terpadu komoditas pangan untuk menyuplai kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makanan Bergizi Gratis. Termasuk tanaman-tanaman obat keluarga untuk mendukung Kampung Penyakit Tidak Menular (PTM) yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu. Sebagai optimalisasi, kawasan ini juga dijadikan objek wisata baru.
‘’Utamanya itu kawasan pertanian terpadu yang sekaligus menjadi daya tarik wisata tematik Kampung Jepang,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)