Gedung Dekranasda Kota Madiun Dipugar, Siap Wadai Puluhan IKM Kreatif
MADIUN - Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Madiun resmi dibuka kembali setelah dipugar dan disempurnakan. Kehadiran gedung dengan wajah baru ini menandai komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kerajinan serta produk unggulan daerah, sekaligus memperkuat peran Dekranasda sebagai pusat promosi, pembinaan, dan pemasaran IKM kreatif.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Madiun, Ahsan Sri Hasto, mengatakan pemugaran dilakukan untuk menguatkan fungsi Gedung Dekranasda sebagai rumah bersama perajin.
“Gedung ini tidak hanya sebagai tempat pamer produk, tetapi juga pusat pembinaan, edukasi, dan pengembangan kapasitas perajin agar lebih berdaya saing,” ujarnya.
Setelah dipugar, Gedung Dekranasda tampil lebih fresh, nyaman, dan modern. Fasilitas pendukung seperti ruang workshop dan coworking space memungkinkan perajin melakukan pelatihan, diskusi, hingga kolaborasi, sehingga gedung tidak hanya berfungsi sebagai etalase, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi kreatif.
Saat ini, Gedung Dekranasda Kota Madiun mewadahi 55 pelaku usaha IKM dengan beragam jenis produk, mulai dari batik, fashion, furnitur, aksesori, tas dan dompet, hingga kerajinan wayang, yang merepresentasikan identitas budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif daerah.
Dengan wajah baru tersebut, Gedung Dekranasda diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem kerajinan lokal yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan Kota Madiun hingga tingkat regional dan nasional.
Pemerintah Kota Madiun juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan mendukung produk kerajinan lokal dengan berkunjung ke Gedung Dekranasda. Selain mendapatkan produk berkualitas, masyarakat turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi perajin dan melestarikan identitas budaya Kota Madiun.
(Dspp/kus/madiuntoday)