CJH Kota Madiun Ikuti Manasik Haji, Pemantapan Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
CJH Kota Madiun Ikuti Manasik Haji, Pemantapan Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
MADIUN – Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun mengikuti praktik Manasik Haji gabungan tingkat kota yang digelar di Asrama Haji Kota Madiun, Senin (16/2). Kegiatan ini menjadi tahap penting untuk memantapkan kesiapan jemaah, baik dari sisi fisik maupun pemahaman ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Madiun Datik Ardiyah menjelaskan bahwa manasik tingkat kota merupakan rangkaian akhir dari bimbingan yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat kecamatan. Melalui simulasi ini, jemaah dilatih memahami secara langsung seluruh tahapan ibadah haji. Mulai dari umrah hingga pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Praktik manasik ini supaya jamaah benar-benar memahami rukun dan wajib haji. Semua tahapan dipraktikan secara detail. Mulai lempar jumrah, tahalul, hingga simulasi kondisi jamaah sakit agar mereka siap dan tidak salah dalam pelaksanaan,” jelasnya.
Menurut Datik, kesiapan jemaah secara umum sudah mencapai sekitar 60-70 persen. Proses administrasi seperti paspor dan visa telah berjalan. Sementara perlengkapan jemaah masih bertahap disiapkan. Dia juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan.
“Kami harap jamaah tetap menjaga kesehatan karena waktu keberangkatan tinggal sekitar dua bulan lagi. Dengan kondisi sehat, jamaah bisa menjalankan ibadah haji dengan tertib dan lancar,” imbuhnya.
Dia menegaskan, bimbingan manasik tidak hanya menitikberatkan pada kesehatan fisik, namun juga penguatan pemahaman fikih haji agar jemaah bisa mandiri saat menjalankan ibadah, tanpa selalu bergantung pada petugas kloter maupun tenaga kesehatan.
Sebelum manasik tingkat kota, bimbingan telah dilaksanakan di tingkat kecamatan melalui dua titik. Yakni Kecamatan Taman di Kelurahan Taman serta konsorsium Kecamatan Kartoharjo dan Mangunharjo yang dipusatkan di MAN 1 Kota Madiun.
Terkait keberangkatan, CJH Kota Madiun tahun ini akan tergabung dalam Kloter 22 dan dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada 27 April pukul 07.00 WIB bersama jamaah dari Kabupaten Ngawi dan Kota Surabaya. Datik juga menyampaikan adanya kebijakan baru terkait kartu nusuk yang kini sudah dibagikan sejak di Indonesia, sehingga proses embarkasi menjadi lebih cepat.
Melalui praktek manasik ini, para calon jemaah haji diharapkan semakin siap secara mental, fisik, dan pemahaman ibadah sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian haji dengan khusyuk dan mandiri. (rams/rat/agi/madiuntoday)