Potret Niken Salindry, Sinden Masa Kini dari Kalangan Gen Z



Pagelaran wayang kulit di PG Rejo Agung Baru beberapa waktu lalu menjadi pengingat bahwa budaya tidak akan mati jika berani beradaptasi. Kerumunan penonton tidak lagi didominasi rambut beruban, melainkan anak-anak muda dengan gawai di tangan.

Fakta itu membuktikan peran anak muda penting dalam pelestarian budaya. Sederhananya, ketika pemainnya adalah anak muda, maka penontonnya pun sebaya.

Eksistensi wayang kulit sudah sejatinya butuh sentuhan tangan anak muda. Bukan sekadar melanjutkan pelestarian, tapi berani membawa warna baru di setiap pertunjukan.

Sosok Niken Salindry merupakan salah satu representasi sempurna transformasi budaya. Di tengah gempuran perubahan zaman, sinden berbakat asal Kediri memilih setia di jalur karawitan tanpa terlihat ketinggalan zaman.

Lewat Niken Salindry, Gen Z mampu mencintai wayang kulit dengan cara mereka sendiri.

Foto: @wshendro