Tetapkan Awal Puasa 18 Februari, Warga Muhammadiyah Laksanakan Salat Tarawih Perdana



MADIUN – Sebagian masyarakat Kota Madiun menjalankan ibadah puasa, Rabu (18/2). Khususnya masyarakat Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun Sutomo mengatakan, PP Muhammadiyah sejak awal telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari.

Penetapan ibadah puasa ini mengacu Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). 

‘’Metode yang digunakan adalah hisab hakiki wujudul hilal. Sehingga, penentuan awal bulan dilakukan lewat perhitungan astronom,’’ terangnya. 

Karena telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari, Sutomo menyebut masyarakat Muhammadiyah telah melaksanakan salat tarawih perdana pada Selasa malam atau 17 Februari. Pelaksanaan salat tarawih serentak digelar di 17 masjid yang ada di Kota Madiun. 

Tak hanya Ramadan, sambung Sutomo, Muhammadiyah juga telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1447 H pada 20 Maret nanti. Artinya, puasa genap 30 hari. 

Kendati pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2), Sutomo menegaskan bahwa Muhammadiyah menghormati adanya perbedaan penetapan awal puasa. Dia mempersilakan masyarakat menjalankan ibadah sesuai keputusan masing-masing. 

‘’Silakan yang puasa hari Rabu maupun Kamis tidak masalah. Yang bermasalah itu yang tidak puasa,’’ tutupnya.

(ws hendro/ggi/madiuntoday)