Hadir Di Madiun Batik Heritage Festival, Arumi Sebut Batik Madiun Makin Tahun Makin Improve



MADIUN – Madiun Batik Heritage Festival berlangsung seru lagi menarik, Kamis (16/7) malam. Kegiatan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun itu makin spesial karena dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak. Arumi tidak hanya melihat fashion show, tetapi juga berkeliling stan pameran batik yang tersedia. Menurutnya, desain batik Kota Madiun makin beragam.


‘’Aku lihat dari tahun ke tahun makin improve ya. Seingat aku Batik Madiun dulu simple, motifnya jarang-jarang. Karenanya memang motif yang lebih rapat membutuhkan tingkat kesulitan yang tinggi, pengerjaannya juga lebih lama,’’ katanya.


Namun, lanjutnya, Batik Madiun makin ke sini makin rapat dan makin berani dalam warna. Madiun yang termasuk daerah Mataraman biasa tak terlepas dari warna sogan atau coklat. Namun, sudah lebih kreatif dalam memadukan warna. Seperti kombinasi merah dan lain sebaginya. Arumi berharap ini menjadi potensi yang bisa menambah daya tarik dunia wisata. 


‘’Harapannya Batik Madiun punya potensi yang sama besar dengan pecel yang dikenal di seluruh Indonesia dan luar negeri. Secara estetika cantik, tekniknya baik, tetapi tetap bisa bersaing di pasar,’’ ungkapnya. 


Arumi juga berpesan agar batik dapat terus dilestarikan. Hal itu penting karena permasalahan wastra (kain) termasuk batik ada di regenerasi. Itu terjadi nyaris di seluruh tanah air. Karenanya, perlu untuk terus melibatkan generasi muda. Pasalnya, pelestarian bakal sulit diwujudkan tanpa ketertarikan generasi muda akan batik. 


‘’Batik tidak identik dengan yang tua. Makin muda harus makin tahu tentang batik. Karenanya, penting sekali ini di take down ke bawah,’’ ungkapnya.


Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata Arumi, tentu akan terus memberikan dukungan. Salah satunya, dalam urusan hak paten atau HAKI. Pemprov setiap tahun memfasilitasi para pembatik agar bisa memiliki hak paten atas karya yang dihasilkan.


‘’Setiap tahun pemrpov memberikan fasilitasi dalam hak paten dan HAKI. Ini penting agar lebih terlindungi hak ciptanya,’’ pungkasya. (ws hendro/dspp/bip/agi/madiuntoday)