Jelang Hari Pramuka, Pelajar Kota Madiun Adu Kemampuan Rebut Tiket Jadi Petugas Upacara
MADIUN – Tak sekadar adu hafalan, puluhan pelajar SMP/MTs se-Kota Madiun menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Lomba Petugas Upacara yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Madiun di Pahlawan Street Center (PSC), Rabu (5/8) pagi. Ajang ini menjadi seleksi petugas yang akan bertugas pada Apel Besar Hari Pramuka tingkat Kota Madiun, 14 Agustus mendatang.
Sebanyak 16 gugus depan tingkat Penggalang ambil bagian pada hari pertama. Meraka terdiri dari 14 SMP Negeri, satu MTs Negeri, dan satu MTs Swasta, para peserta berkompetisi pada tiga kategori, yakni Pengucapan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pengucapan Pancasila, dan Pengucapan Dasa Darma Pramuka. Sementara itu, pada Kamis (6/8), giliran 10 gugus depan tingkat Penegak dari SMA, SMK, dan MA se-Kota Madiun yang akan bersaing pada kategori Pemimpin Upacara dan Pembawa Acara.
Persaingan berlangsung ketat sejak kategori pertama.
Pada Lomba Pengucapan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, SMP Negeri 9 Kota Madiun menjadi juara. Disusul SMP Negeri 4 Kota Madiun di posisi kedua dan MTsN Kota Madiun di peringkat ketiga.
Di kategori Pengucapan Pancasila, MTsN Kota Madiun kembali tampil sebagai yang terbaik. Sementara itu, SMP Negeri 1 Kota Madiun meraih juara kedua, sedangkan SMP Negeri 8 Kota Madiun melengkapi tiga besar.
Sementara pada kategori Dasa Darma Pramuka, giliran SMP Negeri 8 Kota Madiun yang keluar sebagai juara. Posisi kedua diraih SMP Negeri 2 Kota Madiun, sedangkan SMP Negeri 9 Kota Madiun menempati peringkat ketiga.
Koordinator Pelaksanaan Lomba Petugas Upacara Kwarcab Kota Madiun, Wisnu Andika, mengatakan lomba ini bukan hanya untuk memilih petugas upacara terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik melalui Gerakan Pramuka.
"Lomba ini bukan sekadar mencari petugas upacara, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, menanamkan nilai nasionalisme, dan melatih kepercayaan diri peserta didik," ujarnya.
Selain mengasah kemampuan pengucapan dan kepemimpinan, lanjut Wisnu, lomba ini juga melatih hafalan, disiplin, serta rasa tanggung jawab peserta. Ia pun bersyukur seluruh rangkaian hari pertama berjalan lancar karena setiap sekolah telah mempersiapkan peserta sesuai kategori yang dilombakan.
Para pemenang nantinya akan dipercaya menjadi petugas pada Apel Besar Hari Pramuka tingkat Kota Madiun, 14 Agustus mendatang. Sebelum Apel Besar digelar, Kwarcab Kota Madiun juga menyiapkan rangkaian kegiatan lain, mulai dari tabur bunga di Taman Makam Pahlawan pada 12 Agustus, malam ulang janji Gerakan Pramuka, hingga Apel Besar Hari Pramuka pada 14 Agustus.
Bagi Wisnu, lomba ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki bekal tanggung jawab sebagai generasi muda.
"Harapan kami, kegiatan Pramuka terus digalakkan di setiap sekolah agar mampu mencetak generasi muda yang berkarakter," pungkasnya.
(rams/im/madiuntoday)