Sambangi Rumah Warga Lansia, Plt Wali Kota Serahkan Bantuan Hingga Makan Bersama Warga



MADIUN – Moment sambang ke rumah warga saat Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) selalu meninggalkan kesan tersendiri. Seperti saat Plt Wali Kota F Bagus Panuntun menyambangi rumah Sarinem, warga Jalan Ki Ageng Selo, Gang Nusantara I, Kelurahan Kanigoro, Rabu (19/8) malam. Tak hanya bercengkerama, Plt wali kota juga menyerahkan bantuan hingga makan bersama warga.


Giat sambang warga merupakan salah satu agenda wajib dalam WBR. Plt wali kota menyambangi warga lansia tersebut usai giat seremonial WBR di Lapak Kampir Kelurahan Kanigoro. Meski begitu, masyarakat tampak antusias. Masyarakat sekitar rumah yang dikunjuni berdatangan untuk turut bercengkrama. Plt wali kota memang menjadikan giat sambang ke rumah sebagai sarana tatap muka yang lebih intens. Tak heran, giat pun berlangsung tanpa sekat. 


‘’Pastinya ada warga yang kondisinya tidak memungkinkan untuk datang (ke lokasi kegiatan). Karenanya, kita yang datang ke rumah warga yang seperti itu,’’ kata Plt wali kota. 


Sarinem masuk dalam kategori warga lansia non potensional. Pun sudah terdaftar sebagai penerima bantuan. Plt wali kota pun menyerahkan bantuan secara simbolis. Lansia non potensial mendapat bantuan uang tunai Rp 2 juta per tiga bulan sekali. Artinya dalam setahun mendapatkan Rp 8 juta. Selain itu juga terdapat bantuan lain seperti sembako dan lainnya. 


‘’Dalam WBR pasti ada sambang warga sekaligus kita serahkan bantuan,’’ ungkapnya. 


Plt wali kota juga memanfaatkan kesempatan untuk menjaring aspirasi. Berbagai usulan dan masukan pun mengemuka. Seperti bantuan kursi roda hingga alat pemotong pohon. Usulan pun langsung mendapat respon Plt wali kota. Seperti bantuan kursi roda untuk disegerakan karena cukup mendesak dan perlu.


Tidak hanya Plt wali kota. Giat sambang warga juga dilakukan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kepala OPD sudah dibagi untuk memberikan bantuan ke warga yang membutuhkan. Plt wali kota berharap kegiatan bisa membantu masyarakat dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. (ws hendro/agi/madiuntoday)