Menorehkan Imajinasi, Merayakan Kreativitas di Madiun Melukis
MADIUN - Sapuan kuas dan warna-warni cat menghiasi kawasan Pahlawan Street Center (PSC) hingga halaman Balai Kota Madiun, Sabtu (22/8) sore. Ratusan anak tampak asyik menuangkan imajinasi mereka ke atas kanvas dalam gelaran Madiun Melukis.
Mengusung tema “Aku Anak Madiun, Bebas Berkarya, Kreatif”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak usia 5–15 tahun untuk berekspresi sekaligus merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 156 peserta dari jenjang TK hingga SMP, yang berasal dari sekolah dan sanggar di wilayah eks-Karesidenan Madiun, ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejak pukul 15.00 hingga 17.30 WIB, anak-anak melukis bersama di kawasan PSC. Ada yang menuangkan pemandangan, tokoh, hingga berbagai bentuk imajinasi ke dalam kanvas. Setiap goresan menjadi cara mereka bercerita sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas anak tak memiliki batas.
Karya-karya yang telah selesai bakal dipamerkan mulai pukul 18.00 hingga 21.30 WIB. Lukisan hasil karya peserta berjajar di sepanjang pelataran Balai Kota Madiun hingga kawasan PSC, memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi karya para pelukis cilik tersebut.
Dwi Kartika dari Madiun School of Arts mengatakan Madiun Melukis merupakan hasil kolaborasi sanggar lukis bersama Pemerintah Kota Madiun. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang berkarya, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus mengembangkan potensi mereka.
“Pesertanya dari TK sampai SMP, usia 5 sampai 15 tahun. Total ada 156 peserta. Apa yang kita lakukan ini semoga bisa menumbuhkan semangat dan membuat anak-anak menjadi lebih baik,” ujarnya.
Salah satu peserta, Fani Anugrah, siswa SMP Negeri 5 Madiun, turut menikmati kesempatan tersebut. Menurutnya, kegiatan melukis bersama memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki ketertarikan terhadap seni untuk mengasah kreativitas.
“Acaranya cukup bermanfaat untuk teman-teman yang hobi di bidang seni agar lebih memperluas kreativitas. Harapannya, ada lebih banyak event seperti ini,” kata Fani.
Nantinya, lukisan-lukisan karya anak tersebut juga akan dibeli oleh Plt Wali Kota Madiun bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Madiun sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan keberanian mereka dalam berkarya. Dukungan itu diharapkan semakin memotivasi anak-anak untuk terus mengembangkan bakat serta menuangkan ide melalui karya seni.
(ws hendro/kus/madiuntoday)