Kebakaran Meningkat, Satpol PP dan Damkar Madiun Imbau Warga Tak Membakar Sampah Sembarangan
MADIUN – Kasus kebakaran di Kota Madiun kembali menjadi perhatian seiring meningkatnya kejadian selama musim kemarau. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.
Imbauan tersebut kembali disampaikan menyusul kebakaran lahan di Jalan Sasana Sari, Jumat (21/8) pagi. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Hengky Wahyu Setyo Wibowo, mengatakan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui berbagai saluran.
“Imbauan sudah kami sampaikan melalui kecamatan dan kelurahan. Melalui media sosial juga sudah kami lakukan,” ujarnya.
Hengky menyebut, sepanjang Agustus hingga Jumat pagi, tercatat 15 kejadian kebakaran maupun kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 merupakan kebakaran bangunan, seperti rumah dan dapur. Sementara itu, total kejadian yang berkaitan dengan potensi kebakaran mencapai 46 kejadian, termasuk kebakaran lahan, korsleting listrik, dan permasalahan gas.
Angka kejadian pada Agustus tersebut melanjutkan tren peningkatan yang terjadi pada bulan sebelumnya. Pada Juli 2026, tercatat 19 kejadian kebakaran dengan mayoritas merupakan kebakaran lahan. Kondisi kemarau membuat lahan dan material di sekitarnya lebih kering sehingga api lebih mudah menjalar.
Menurut Hengky, salah satu penyebab yang kerap ditemukan bermula dari kebiasaan membakar sampah. Api yang semula kecil dapat meluas ketika tertiup angin, terlebih jika ditinggalkan tanpa pengawasan. Kondisi serupa juga menjadi perhatian dalam sejumlah kejadian kebakaran lahan, termasuk yang terjadi pagi ini.
“Mayoritas bermula dari membakar sampah. Karena angin, akhirnya meluas. Kadang ditinggal oleh yang membakar. Apalagi sekarang musim kemarau, kondisi kering sehingga api mudah terbakar dan menjalar,” jelasnya.
Satpol PP dan Damkar Kota Madiun terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Hingga saat ini, kegiatan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran telah dilakukan sebanyak 50 kali. Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan tidak meninggalkan api tanpa pengawasan guna mencegah kebakaran meluas.
(Dspp/kus/madiuntoday)