Hadiri AKRS, Pj Wali Kota: Kita Mengenang Sekaligus Meneladani Semangat Para Pejuang



MADIUN – Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI berlangsung khidmat, Jumat (17/8). Kegiataan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun tepat pukul 00.00. Apel dipimpin Danrem 081 Dhirotsaha Jaya Kolonel Infanteri Rama Pratama. Kegiatan dihadiri Forkopimda Madiun, tak terkecuali Pj Wali Kota Eddy Supriyanto.
Pj wali kota mengatakan kegiatan AKRS sebagai sarana untuk menghormati para pahlawan kemerdekaan yang telah gugur. Selain itu, juga sarana untuk mengenang jasa para pejuang untuk diteladani bersama. Para pejuang memiliki semangat yang luar biasa dalam memperjuangkan sekaligus mempertahankan kemerdekaan. Pejuang rela mengorbankan nyawa demi NKRI. Semangat tersebut patut untuk diteladani generasi penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan.
‘’Malam ini kita bersama Forkopimda dan dipimpin oleh bapak Danrem sebagai inspektur upacara melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan. Ini untuk mengenang pejuang kita yang telah dulu gugur merebut kemerdekaan,’’ kata Pj wali kota.
AKRS, lanjut pj wali kota, tidak hanya mengenang arwah para pahlawan, tetapi juga meneladani apa yang telah para pejuang perjuangkan. Tentunya demi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik lagi ke depannya. Ini sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan yakni Nusantara Baru Indonesia Maju.
‘’Tidak hanya mengenang, tetapi kita juga harus meneladani apa yang sudah beliau-beliau ini lakukan. Semangat mereka harus terus kita kobarkan khususnya dalam mengisi kemerdekaan,’’ ungkapnya.
Di TMP Kota Madiun setidaknya terdapat sekitar 800 pahlawan. Rinciannya, 732 pahlawan dari TNI-Polri, lima orang warga sipil, pejuang rakyat sebanyak 156 orang dan 71 lainnya tercatat pahlawan tak dikenal. Wali kota juga mengajak merenung kembali atas jasa-jasa pahlawan yang telah gugur. Terutama merenungkan perjuangan mereka dalam merebut kemerdekaan. Perjuangan pahlawan, lanjut wali kota, bisa menjadi contoh perjuangan genersai saat ini. (rams/agi/diskominfo)