Kota Madiun Borong Lima Penghargaan Dalam Sehari, Total Jadi 331 Penghargaan dan Prestasi
MADIUN – Kota Madiun kembali memborong penghargaan. Tak tanggung-tanggung, Kota Pendekar meraih lima penghargaan sekaligus dalam sehari. Mulai terkait urusan digitalisasi, data statistik, hingga keterbukaan informasi. Kelima penghargaan itu diterima Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, Senin (4/12) kemarin.
Orang nomor satu di Kota Pendekar itu kali pertama menerima predikat nasional Anugerah Anindhita Wistara Data tahun 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Anugerah diberikan bersamaan giat Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023 di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place Sudirman Jakarta, Senin (4/12) pagi. Anugerah diraih atas komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mendukung program penguatan data statistik. Selain itu, anugerah merupakan wujud apresiasi pembenahan yang telah dilakukan dalam lima domain Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).
‘’Ini merupakan kerja keras kita bersama. Hasil pendataan akan kembali untuk bahan evaluasi sehingga pemerintah daerah mampu mengambil kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat,’’ kata wali kota.
Masih di Jakarta, Wali Kota Dr. Maidi kemudian mendapatkan penghargaan terkait penerapan digitalisasi. Yakni, Top Digital Implementation 2023 Level Stars 4 untuk Dinas Kominfo Kota Madiun, Top Leader on Digital Implementation 2023 untuk Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, dan Top CIO on Digital Implementation 2023 untuk Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Noor Aflah. Ketiga penghargaan dari Majalah It Works tersebut diberikan bersamaan puncak acara Penghargaan TOP Digital Awards 2023 di Raffles Hotel, Jakarta, Senin, (4/12) siang.
Menariknya ini bukan penghargaan kali pertama yang diraih Kota Madiun. Penghargaan Top Digital Implementation level bintang empat tersebut sudah diraih Kota Madiun sejak 2021 silam. Kategori yang diraih juga terus selalu bertambah. Dari hanya satu kategori di 2021, dua kategori di 2022, dan tiga kategori sekaligus di 2023. Wali Kota Dr. Maidi menyebut penghargaan tersebut sekaligus menjadi bukti penerapan digitalisasi di Kota Madiun sudah cukup baik.
‘’Kota kita memang mengedepankan IT. Hampir semuanya sudah berbasis IT. Kita memang tidak boleh kalah dengan perkembangan zaman. Harus bisa mengikuti, harus bisa mengimplementasikan secara maksimal dan jangan sampai jadi korban perubahan,’’ jelasnya.
Selesai di Jakarta, Wali Kota Dr. Maidi langsung bertolak ke Surabaya. Kali ini, Wali kota mendapatkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Award Jatim 2023. Penganugerahan diberikan di Grand Swis-Bell Hotel Surabaya, (4/12) malam. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi menerima penghargaan Kategori Kota Informatif dengan nilai 96,71. Sama seperti penghargaan Top Digital, penghargaan keterbukaan informasi ini sudah diraih Kota Madiun empat tahun berturut-turut. Yakni, di 2020, 2021, 2022, dan 2023.
‘’Keterbukaan informasi penting sebagai upaya transparansi publik sekaligus memberi informasi dan mengedukasi masyarakat mengenai program dan kegiatan yang dijalankan pemerintah kota,’’ terang wali kota. (ws hendro/agi/madiuntoday)